
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat meninjau penanganan karhutla di Provinsi Jambi, Selasa (25/8).
JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkap alasan terkait ketidakhadirannya bersama rombongan Presiden Prabowo Subianto saat meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah, termasuk di Provinsi Riau dan Sumatera Selatan, pada Senin (24/8) kemarin.
Raja Juli menjelaskan, kunjungan Presiden Prabowo memiliki fokus khusus, yakni memperkuat dukungan aparat TNI dan Polri dalam upaya menangani karhutla. Ia menyebut, penguatan tersebut mencakup penambahan personel hingga dukungan peralatan, termasuk helikopter untuk operasi water bombing.
“Seperti yang sudah dijelaskan Bapak Mensesneg kepada media bahwa kunjungan Bapak Presiden ke Kalimantan dan Sumatera fokus untuk menambah kekuatan penambahan personel dan peralatan seperti heli untuk water bombing dan sebagainya. Dan oleh karena itu Bapak Panglima TNI dan Kapolri yang diajak dalam rombongan,” kata Raja Juli di sela kunjungannya meninjau penanganan karhutla di Jambi, Selasa (25/8).
Meski tidak berada dalam rombongan Presiden, Raja Juli memastikan koordinasinya dengan Prabowo tetap berjalan dengan baik. Ia menegaskan, dirinya tetap menjalankan tugas di lapangan sesuai arahan Presiden.
“Komunikasi saya sebagai pembantu presiden dengan Bapak Presiden berjalan dengan baik. Beliau bos yang komunikatif. Saya turun ke Riau, Sumsel,Kalteng, Kalsel, Kalbar dan hari ini di Jambi ada seizin dan atas perintah beliau,” ujarnya.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni tidak terlihat dalam sejumlah agenda kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Pasalnya, Raja Juli tidak tampak ketika Prabowo memimpin rapat penanganan karhutla sekaligus meninjau lokasi terdampak di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Sabtu (22/8). Kondisi serupa juga terjadi saat Presiden melakukan agenda penanganan karhutla di Riau dan Sumatera Selatan (Sumsel), pada Senin (24/8).
Prasetyo memastikan tidak ada alasan khusus di balik ketidakhadiran Menhut dalam rangkaian agenda tersebut. Menurut dia, Raja Juli sebelumnya telah beberapa kali turun langsung ke lapangan untuk memantau penanganan karhutla, termasuk di Sumatera Selatan.
"Nggak, ya kebetulan kan karena kan beberapa kali juga Menhut sudah berkunjung ke lapangan, kemudian termasuk di Sumatera Selatan, Menteri Lingkungan Hidup juga kemarin sudah berkunjung juga ke mari ke, apa, ke Sumatera Selatan. Jadi ini hanya masalah kebetulan aja," kata Prasetyo di Palembang, Senin (24/8).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
