Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juni 2026 | 19.08 WIB

Menjelang Muktamar Ke-35, Nama Gus Hery Haryanto Azumi Muncul sebagai Kandidat Ketum PBNU

Gus Hery Haryant Azumi. (Baju hijau). (Istimewa) - Image

Gus Hery Haryant Azumi. (Baju hijau). (Istimewa)

JawaPos.com - Menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai calon pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Salah satu figur yang kini mendapat perhatian adalah Gus Hery Haryanto Azumi.

Dukungan terhadap Gus Hery mengemuka saat dirinya bersama sejumlah tokoh dan akademisi muda NU melakukan silaturahim ke Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, dan bertemu dengan pengasuh pesantren, KH Fahim Royani, Sabtu (20/6).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahim kebangsaan dan ke-NU-an menjelang pelaksanaan Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional Ulama yang akan berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Ploso.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Fahim menyampaikan apresiasi atas kehadiran para intelektual dan kader NU yang memiliki pengalaman akademik serta jaringan internasional. Menurutnya, keberadaan sumber daya manusia berkualitas menjadi modal penting bagi NU dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Salah satu topik yang mengemuka adalah harapan warga nahdliyin terhadap hadirnya kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi memasuki abad kedua dengan lebih progresif dan kompetitif.

Gus Fahim mengaku selama ini sering memikirkan figur yang tepat untuk memimpin PBNU pada periode mendatang. Menurutnya, NU membutuhkan sosok yang tidak hanya kuat dalam tradisi pesantren, tetapi juga memahami dinamika kebangsaan dan perkembangan global.

"NU membutuhkan pemimpin yang lahir dari tradisi santri, memahami pesantren, tetapi sekaligus mengerti politik, ekonomi, hubungan internasional, perkembangan teknologi, dan memiliki jejaring global yang kuat. Yang paling penting, semua itu diniatkan untuk kemajuan NU dan kemaslahatan nahdliyin," ujarnya.

Saat mengetahui kesiapan Gus Hery untuk ikut dalam kontestasi Ketua Umum PBNU, Gus Fahim mengaku optimistis. Ia juga memberikan pesan khusus agar seluruh langkah yang ditempuh dilandasi niat pengabdian kepada NU.

"Kalau niatnya lurus dan baik, insya Allah ketika ada tantangan, hambatan, atau ujian di tengah jalan, Allah akan melapangkan jalan keluarnya. Sebab perjuangan yang dilandasi keikhlasan selalu mendapatkan pertolongan-Nya," pesannya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore