
Gus Hery Haryant Azumi. (Baju hijau). (Istimewa)
JawaPos.com - Menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai calon pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Salah satu figur yang kini mendapat perhatian adalah Gus Hery Haryanto Azumi.
Dukungan terhadap Gus Hery mengemuka saat dirinya bersama sejumlah tokoh dan akademisi muda NU melakukan silaturahim ke Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, dan bertemu dengan pengasuh pesantren, KH Fahim Royani, Sabtu (20/6).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahim kebangsaan dan ke-NU-an menjelang pelaksanaan Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional Ulama yang akan berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Ploso.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Fahim menyampaikan apresiasi atas kehadiran para intelektual dan kader NU yang memiliki pengalaman akademik serta jaringan internasional. Menurutnya, keberadaan sumber daya manusia berkualitas menjadi modal penting bagi NU dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Salah satu topik yang mengemuka adalah harapan warga nahdliyin terhadap hadirnya kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi memasuki abad kedua dengan lebih progresif dan kompetitif.
Gus Fahim mengaku selama ini sering memikirkan figur yang tepat untuk memimpin PBNU pada periode mendatang. Menurutnya, NU membutuhkan sosok yang tidak hanya kuat dalam tradisi pesantren, tetapi juga memahami dinamika kebangsaan dan perkembangan global.
"NU membutuhkan pemimpin yang lahir dari tradisi santri, memahami pesantren, tetapi sekaligus mengerti politik, ekonomi, hubungan internasional, perkembangan teknologi, dan memiliki jejaring global yang kuat. Yang paling penting, semua itu diniatkan untuk kemajuan NU dan kemaslahatan nahdliyin," ujarnya.
Saat mengetahui kesiapan Gus Hery untuk ikut dalam kontestasi Ketua Umum PBNU, Gus Fahim mengaku optimistis. Ia juga memberikan pesan khusus agar seluruh langkah yang ditempuh dilandasi niat pengabdian kepada NU.
"Kalau niatnya lurus dan baik, insya Allah ketika ada tantangan, hambatan, atau ujian di tengah jalan, Allah akan melapangkan jalan keluarnya. Sebab perjuangan yang dilandasi keikhlasan selalu mendapatkan pertolongan-Nya," pesannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022