
Ilustrasi Hantavirus. (AI)
JawaPos.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan pemantauan di pintu masuk negara seperti bandara dan pelabuhan. Hal ini dilakukan menyusul munculnya kasus hantavirus strain Andes yang bisa menyebar antarmanusia di Kapal MV Hondius. Namun, pemerintah belum memberlakukan pembatasan maupun pelarangan perjalanan internasional terkait penyakit tersebut.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman mengatakan, langkah pengawasan dilakukan oleh petugas kesehatan di berbagai pintu masuk negara sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
“Di pintu masuk tetap dilakukan pemantauan oleh petugas di bandara/pelabuhan, tetapi saat ini tidak ada pembatasan atau pelarangan keluar masuk negara, sesuai rekomendasi WHO juga,” kata Aji kepada JawaPos.com, Jumat (8/5).
Ia menjelaskan, sejauh ini kasus hantavirus yang ditemukan di Indonesia tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri maupun perjalanan menggunakan kapal pesiar seperti kasus yang terjadi di MV Hondius.
“Tidak ada riwayat ke luar negeri,” tegasnya.
Aji menjelaskan, penularan hantavirus umum yang terjadi di Indonesia terjadi melalui hewan pengerat seperti tikus lokal. Penularan dapat terjadi melalui gigitan, urin, maupun feses tikus yang terinfeksi.
“Lewat gigitan, feses, urin,” katanya.
Selain itu, virus juga dapat menyebar melalui aerosol atau partikel debu yang berasal dari sisa kotoran tikus di lingkungan.
“Bahkan bisa aerosol dari debu-debu bekas kotoran tikus tersebut,” lanjutnya.
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah maupun tempat kerja untuk mencegah munculnya tikus dan paparan kotorannya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
