
Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Rapat Paripurna khusus HUT ke-79 DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8). (istimewa)
JawaPos.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan laporan kinerja DPR dalam satu tahun belakangan di forum rapat paripurna khusus HUT ke-79 DPR RI hari ini, Kamis (29/8). Puan menegaskan, DPR selalu terbuka atas kritik dan autokritik.
"Laporan ini menyampaikan kepada rakyat, bahwa DPR RI dalam setiap pelaksanaan fungsi konstitusionalnya selalu mengedepankan kepentingan-kepentingan yang lebih besar. Mengutamakan persatuan bangsa, kerja bersama, gotong royong, dan mengutamakan kesejahteraan rakyat," kata Puan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dia memaparkan, DPR bersama Pemerintah dalam masa sidang 2023–2024 berhasil menyelesaikan 63 judul Rancangan Undang-Undang (RUU) menjadi Undang-Undang (UU). Terdiri dari enam RUU yang masuk dalam daftar Prolegnas dan 57 RUU kumulatif terbuka.
Keenam UU dari daftar Prolegnas itu masing-masing adalah UU Perubahan atas UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, juga UU Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Lalu UU tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta dan UU Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Terakhir adalah UU tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan serta UU Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Kemudian, DPR bersama Pemerintah akan melanjutkan pembahasan 16 RUU yang sedang dalam Pembicaraan Tingkat I pada tahun sidang berikutnya.
"DPR RI dan Pemerintah dalam membentuk Undang-Undang harus patuh pada konstitusi, peraturan perundang-undangan, syarat formal yang ditentukan oleh Undang-Undang. Sehingga Undang-Undang yang dihasilkan memiliki legitimasi yang kuat," tegasnya.
Puan menjelaskan, selama periode sidang 2023–2024, DPR juga telah memberikan perhatian yang sangat besar pada persiapan dan pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2024.
Juga beberapa isu besar lainnya yang dihadapi negara. Seperti kondisi dari dampak konflik geopolitik antarnegara, gejolak ekonomi global, krisis pangan global, krisis energi global, hingga iklim yang ekstrem.
“Yang mana hal-hal tersebut berdampak pada perekonomian nasional, yang antara lain ditandai dengan kenaikan harga pangan, BBM, dan melemahnya nilai tukar rupiah,” tutur Puan.
Melalui seluruh alat kelengkapan dewan (AKD), kata Puan, berbagai hal yang terkait dengan urusan-urusan rakyat telah ditangani DPR melalui fungsi-fungsi konstitusionalnya.
Hal itu sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Seluruh kerja DPR itu wajib disampaikan dalam bentuk Laporan Kinerja Tahun Sidang 2023–2024 sebagai laporan kepada rakyat.
“Fungsi legislasi DPR RI diarahkan untuk membentuk Undang-Undang yang dapat memberikan jalan bagi rakyat memperoleh kesejahteraannya. Memberikan jalan bagi percepatan pembangunan nasional dan dalam memenuhi kebutuhan hukum nasional,” jelas Puan.
Dalam menjalankan fungsi anggaran, lanjut Puan, DPR RI lewat hak budget memastikan bahwa APBN Tahun Anggaran 2024 dapat menopang tugas penyelenggaraan pemerintahan di berbagai bidang. Termasuk pelaksanaan pemilu dan perlindungan sosial.
“Serta memastikan kebijakan fiskal APBN Tahun Anggaran 2025 untuk menyediakan ruang fiskal bagi pemerintahan baru yang akan datang,” ucap Puan.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
