Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Mei 2019 | 06.40 WIB

Pakar Bahas Pemilu 2019: Dipandang Terbaik, Paling Rumit di Dunia

Photo - Image

Photo


Waketum Gerindra ini juga menemukan indikasi adanya sesuatu yang salah sehingga mengakibatkan ratusan penyelenggara pemilu meninggal dunia. Meski tidak menyebutkan bentuk indikasi itu, Ferry mengaku hal itu patut diselidiki.


"Tapi kami mengambil posisi menggunakan ruang-ruang demokrasi yang ada. Kami menyampaikan ke Bawaslu. Tentu kami gunakan ruang demokrasi yang lain," jelas Ferry.


Di samping itu, Ferry juga mengingatkan bahwa people power yang didengungkan pihaknya bukan bersifat anarkistis yang selama ini ada di pikiran berbagai kalangan. Dia menyatakan bahwa people power yang dimaksud adalah mengerahkan massa dengan tujuan protes damai.


"Demonstrasi damai itu sarana yang diperbolehkan dalam demokrasi. Tidak boleh kegiatan yang inkonstitusional. Ini kan membawa demokrasi ke arah yang lebih baik," jelas Ferry.


Selain ketiga tokoh tersebut, ada juga Waketum PAN Bara Hasibuan dan Peneliti CSIS Philips J Vertone.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore