
Ilustrasi Presiden AS Donald Trump dengan latar bendera Israel dan Iran menggambarkan ketegangan geopolitik terbaru terkait serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran. (Reuters)
JawaPos.com - Panasnya tensi konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) membuat banyak pihak khawatir. Indonesia yang berpotensi terdampak diminta mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghentikan konflik tersebut.
Anggota Komisi I DPR Oleh Soleh menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia harus segera mengambil langkah. Sebab, bila konflik terus memanas dan meluas, korban akan terus berjatuhan. Termasuk warga sipil tidak berdosa. Belum lagi krisis global yang mengancam banyak negara.
”Perang ini bukan hanya tragedi kemanusiaan di kawasan Timur Tengah, tetapi juga ancaman nyata terhadap perdamaian dan stabilitas global. Jika tidak segera dihentikan, situasi ini bisa menjadi pemicu Perang Dunia Ketiga,” kata dia pada Senin (23/6).
Politisi PKB tersebut menilai, Indonesia yang selama ini aktif dalam diplomasi perdamaian internasional harus memanfaatkan posisi pada berbagai forum global. Termasuk lewat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan PBB. Bila perlu, Indonesia menginisiasi gencatan senjata dan dialog damai di antara pihak-pihak yang bertikai.
”Kita tidak boleh diam. Indonesia harus mengambil peran kepemimpinan moral dan politik, bersama negara-negara Islam lainnya, untuk menyerukan penghentian perang dan perlindungan terhadap warga sipil,” pintanya.
Lebih lanjut, Oleh menyampaikan bahwa suara kolektif dari masyarakat internasional sangat diperlukan untuk menghentikan konflik yang terus membesar. Apalagi setelah AS ikut menyerang Iran. Dia ingin, Indonesia menjadi negara yang menyerukan berhentinya perang di Timur Tengah tersebut.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan sudah menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia atas kondisi yang terjadi di Iran. Pemerintah Indonesia meminta semua negara yang berkonflik kembali ke meja perundingan untuk menyelesaikan masalah.
”Pemerintah Indonesia mendorong semua pihak untuk kembali ke meja perundingan untuk mencapai penyelesaian konflik permanen,” ungkap Budi Gunawan kepada awak media di Jakarta.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
