Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Desember 2022 | 23.07 WIB

Yudo Diyakini Bisa Pimpin TNI Jaga Stabilitas Negara di Tahun Politik

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI di Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (2/12/2022). Laksamana TNI Yudo Margono merupakan calon tunggal Pan - Image

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI di Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (2/12/2022). Laksamana TNI Yudo Margono merupakan calon tunggal Pan

JawaPos.com - Tahun 2023 akan menjadi tahun politik sebelum pesta demokrasi besar-besaran terselenggara di Pemilu 2024 mendatang. Terkait hal itu, sinergitas dan soliditas TNI bersama Polri diperlukan guna terjaganya stabilitas dan keamanan masyarakat di seluruh lapisan, khususnya TNI di bawah kepemimpinan sosok Laksamana TNI Yudo Margono.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Rekonsiliasi Masyarakat (Rekat) Indonesia, Heikal Safar. Menurutnya, sinergi dan soliditas mulai dari pucuk pimpinan tertinggi hingga seluruh anggota ditubuh TNI-Polri adalah hal yang sangat penting, apalagi di tahun politik 2023.

"Terjaganya stabilitas kamtibmas, keamanan masyarakat, keamanan negara, kedaulatan negara dan kedaulatan pemerintah adalah prioritas paling utama," kata pria yang juga politisi Partai NasDem itu dalam keterangan yang diterima, Jumat (9/12).

Ia meyakini, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono yang terpilih sebagai Panglima TNI yang baru adalah figur yang cocok dan kompeten.

Yudo juga diyakini bisa berkolaborasi dengan baik bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam meningkatkan sinergitas dan soliditas seluruh anggota TNI-Polri.

"Komponen-komponen masyarakat tentu sangat menunggu komitmen kebersamaan TNI dan Polri dalam menjaga dan mengawal bangsa," ucapnya.

Heikal menegaskan, Yudo juga harus mampu meningkatkan disiplin seluruh anggotanya dan mampu melakukan pelatihan serta pendidikan dalam rangka menjaga profesionalisme bagi seluruh anggotanya.

"Yudo Margono juga diharapkan bisa meneruskan rencana strategis minimum essential force yang terakhir, yaitu tahun 2024 mendatang," pungkasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore