Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Oktober 2022 | 23.35 WIB

Sekjen PDIP Ajak Kaum Muda Gelorakan Semangat Sumpah Pemuda

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto (kiri) bermain saat membuka turnamen bulutangkis antar ormas kepemudaan yang diadakan oleh PDI Perjuangan di GBK Arena, Jakarta, Minggu (23/10/2022). PDI Perjuangan menggelar turnamen ini - Image

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto (kiri) bermain saat membuka turnamen bulutangkis antar ormas kepemudaan yang diadakan oleh PDI Perjuangan di GBK Arena, Jakarta, Minggu (23/10/2022). PDI Perjuangan menggelar turnamen ini

JawaPos.com - Sekretaris PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan harapan, semangat sumpah pemuda bisa menangkal politik identitas pada Pemilu 2024. Karena itu, dalam menghadapi Pemilu 2024, Hasto mengajak pemuda dan pemudi dapat menggembleng dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar Indonesia menjadi negara maju.

"Kalau kita tidak menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan seluruh kekayaan alam, (akan) menjadi ajang pertarungan kepentingan asing ketika para pemuda Indonesia kehilangan sesuatu jiwa kepeloporannya untuk menyatakan bahwa kita bisa berdiri di atas kaki sendiri," kata Hasto di Sekolah PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (28/10).

Politikus asal Jogjakarta ini menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menggelorakan semangat Sumpah Pemuda. Karena itu, Hasto mendorong pemuda-pemudi partai berlambang banteng moncong putih itu wajib menggelorakan semangat Sumpah Pemuda dalam menyambut kontestasi pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Wajib bagi seluruh pemuda-pemudi anggota PDI perjuangan untuk menggelorakan semangat sumpah pemuda dan ikrar sumpah pemuda setiap hari. Begitu kita bangun, kita gelorakan, kita satu tanah air, kita satu bangsa, kita punya bahasa persatuan, itu yang harus diwajibkan," tegas Hasto.

Hasto mengingatkan hal tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, ia menilai saat ini situasi politik cenderung mengarah pada praktik-praktik politik identitas.

"Mereka mengklaim kebenaran sejarah atas perspektif kepentingan politik mereka," terangnya.

Oleh karena itu, Hasto menegaskan, politik PDIP adalah politik kebangsaan, yang mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia. Hal ini dilakukan agar Indonesia bisa menjadi pemimpin di antara bangsa di dunia.

"Itu politik kebangsaan kita. Politik Pemuda Indonesia adalah menggelorakan kepemimpinan itu, menggembleng diri sebagai calon-calon pemimpin," tukas Hasto.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore