Capres Ganjar Pranowo bertemu dengan pada guru PAUD di Kabupaten Batang, Selasa (16/1/2024)
JawaPos.com - Calon presiden (Capres) nomor urut tiga Ganjar Pranowo menyatakan, pemasangan baliho salah satu pasangan capres-cawapres bertuliskan “Kartu Tani Hilang” di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng) adalah bentuk serangan terhadapnya.
Saat diwawancara wartawan usai berkunjung ke PT Sari Tembakau Harum di Kabupaten Kendal, Rabu (17/1), Ganjar mengaku melihat ada baliho bertuliskan “Kartu Tani Hilang.”
Capres berambut putih itu menuturkan, bahwa baliho bertuliskan “Kartu Tani Hilang” terpasang pasca debat pertama Pilpres 2024, saat capres nomor dua Prabowo Subianto mempertanyakan kepadanya persoalan kelangkaan pupuk bersubsidi di Jateng.
Menurut dia adalah keliru bila menganggap kelangkaan pupuk bersubdisi hanya terjadi di Jateng, karena persoalan yang sama juga ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Ganjar adalah Gubernur Jateng selama 10 tahun, periode pertama 2013-2018 dan dilanjutkan pada periode kedua 2018-2023.
“Seperti hari ini, saya melihat ada baliho pasangan capres yang “Kartu Tani Dihapus.” Sebenarnya itu serangan buat saya yang dulu pada debat pertama Pak Prabowo pernah bertanya kepada saya soal pupuk langka di Jawa Tengah. Kan, keliru karena pupuk langka di mana-mana dan hal ini harus dijelaskan ke publik,” ujarnya.
Menurut Ganjar, pupuk subdisi langka karena memang pemerintah tidak bisa memenuhi kebutuhan petani.
Persoalan Kartu Tani ini muncul pasca debat pertama Pilpres 2024, pada Selasa (12/12). Saat itu, Prabowo menyinggung persoalan kelompok rentan di Indonesia tidak hanya menimpa perempuan, anak, dan disabilitas. Kelompok tani dan nelayan juga termasuk kelompok rentan.
"Kelompok rentan itu juga termasuk para petani dan nelayan, saya dapat (informasi) itu, setelah keliling khususnya di Jateng. Pak Ganjar, petani-petani di situ sangat sulit dapat pupuk, banyak yang mengeluh dengan Kartu Tani," kata Prabowo di acara debat pertama Capres-Cawapres Pilpres 2024 di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12).
Merespons hal tersebut, Ganjar memberikan sanggahan bahwa kelangkaan pupuk subsidi tidak hanya terjadi di Jateng.
"Pak Prabowo, saya harus mengingatkan, pupuk langka terjadi di Papua, pupuk langka terjadi di Sumatera Utara. Pupuk langka terjadi di NTT, NTB, Kaltim, Pak," kata Ganjar menjawab Prabowo.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
