
Duta Arsip Nasisonal Republik Indonesia, Rieke Diah Pitaloka, mengajukan arsip dan manuskrip Syekh Yusuf, untuk ditetapkan sebagai Memori Asia Pasifik MOWCAP dan Memori Dunia MoW UNESCO.
JawaPos.com - Duta Arsip Nasisonal Republik Indonesia (ANRI), Rieke Diah Pitaloka, mengajukan arsip dan manuskrip Syekh Yusuf, untuk ditetapkan sebagai Memori Asia Pasifik MOWCAP dan Memori Dunia MoW UNESCO. Pengajuan diputuskan dalam rapat Dewan Komite Nasional MoW Indonesia, Senin (11/9).
"Mohon dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, khususnya rakyat Sulawesi. Pengajuan ini tak terlepas dari dedikasi beliau untuk bangsa dan negara Indonesia," ujar Rieke melalaui keterangan tertulianya, Senin (11/9).
Anggota Dewan Komite Nasional MoW Indonesia ini menuturkan, Syekh Yusuf memiliki peran besar dalam melakukan perjuangan melawan kolonialisme Belanda di Kesultanan Gowa. Ketika Kesultanan Gowa dikalahkan Belanda, lanjut dia, Syekh Yusuf pindah ke Banten, diangkat sebagai Mufti Kesultanan Banten oleh Sultan Ageng Tirtayasa.
"Kesultanan Banten dikalahkan Belanda pada tahun 1682. Beliau ditangkap, kemudian diasingkan ke Ceylon, Sri Lanka, pada tahun 1684. Pada 22 Desember 1694, Syekh Yusuf diasingkan ke Afrika Selatan," jelas politisi PDI Perjuangan ini.
Rieke mengatakan, dalam menimba ilmu, Syekh Yusuf dengan nama panjang Syekh Yusuf Abul Muhsin Tajul Khalawati Al-Makakasri (Tuanta Salamaka ri Gowa) juga senantiasa memperdalam keilmuan sebagai kecintaannya dalam membela bangsa.
"Saat di Pesantren Cikoang Talakar, mempelajari Thariqah dan Hubbul Wathan atau cinta dan membela tanah air. Beliau mempelajari Islam sekitar 20 tahun di Timur Tengah, seperti di Mekkah dan Madinnah, Yaman, serta Damaskus," ujar Rieke.
Rieke juga menyebut, yang tak kalah penting bagaimana Syekh Yusuf menjadi inspirasi bagi banyak orang, seperti pasukan Hizbullah di bawah pimpinan KH. Zainal Arifin Pohan, yang pada perang kemerdekaan bertugas mengkoordinir pelatihan-pelatihan semi militer di Cibarusah Bekasi dan Bogor untuk mengantisipasi Perang Asia Pasifik dan memperjuangkan kemerdekaan RI.
"Di Afrika Selatan, salah satu inspirator bagi Nelson Mandela dalam gerakan melawan apartheid atau politik rasial terkait pemisahan hak dan kewajiban ras kulit putih dan kulit hitam. Di Indonesia, salah satu inspirator bagi Gerakan Hubbul Wathan Minal Iman (mencintai bangsa merupakan tanda keimanan) yang digagas KH Abdul Wahab Chasbullah dalam gerakan umat Islam Indonesia melawan penjajahan Belanda," ucap Rieke.
Diketahui, Syekh Yusuf lahir di Gowa, 3 Juli 1626, dan wafat di Afrika Selatan, 23 Mei 1699. Melalui Keputusan Presiden (Kepres) No. 071/TK/1995 ia diberi gelar Pahlawan Nasional Indonesia, pada 7 Agustus 1995.
Dia juga mendapatkan gelar pada 27 September 2005 sebagai Supreme Companion of OR Tambo in gold, for heads of state and, in special cases, heads of government (SCOT) dari Pemerintah Afrika Selatan.
Arsip Syekh Yusuf tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, National Archives of Netherlands, Library of University of Leiden, National Archives of Sri Lanka, South Africa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
