ILUSTRASI: Jenazah PMI asal Gresik yang meninggal di Kinabalu Malaysia. (Dimas Pradipta/JawaPos)
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) saat pendidikan dasar (diksar) mahasiswa pecinta alam (Mapala). Seluruh pihak kampus diingatkan kembali untuk serius menjamin ruang kampus yang aman dan inklusif.
“Tentu sangat prihatin hal itu terjadi pada masa pembinaan mahasiswa,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek Togar M. Simatupang, Kamis (25/9).
Togar mengaku belum mendapat informasi secara mendalam dari pihak UNG terkait kondisi ini. Meski demikian, pihaknya menghargai proses yang tengah berjalan.
“Kami menghargai proses penyelidikan yang sedang dilakukan sesuai perundangan,” tuturnya.
Menurutnya, pihaknya telah mengeluarkan panduan pembinaan mahasiswa baru. Bahkan, kerap diperbaharui setiap tahun. Oleh karenanya, diharapkan pihak kampus mencermati panduan yang ada dan menerapkannya.
“Selain itu perlu penghayatan oleh pihak-pihak yang terlibat, tentang kampus menjadi ruang inklusif, aman, dan mencerahkan,” paparnya. Togar juga menekankan perlunya persiapan lembaga dan insan kampus dalam pencegahan dan penindakan bilamana terjadi penyimpangan.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial UNG berinisial MJ meninggal dunia pada Senin (22/9) usai mengikuti diksar mapala. Diduga, ada tindak kekerasan yang terjadi dalam diksar tersebut. Pasalnya, ditemukan lebam pada bagian leher korban saat dibawa ke Rumah Sakit Aloei Saboe, Kota Gorontalo.
Rektor UNG Eduart Wolok mengungkapkan, bahwa kegiatan yang diikuti korban tidak memiliki izin baik dari fakultas maupun universitas. Meski begitu, dia memastikan, kampus tak akan lepas tangan karena menyangkut warga UNG.
Ia mengaku sudah membentuk tim investigasi untuk mengumpulkan data yang lebih lengkap. Tim pun sudah mulai bekerja sejak Selasa. Dia menegaskan, tak akan ragu menjatuhkan sanksi administratif bagi mahasiswa yang melanggar. Namun, bagi para alumni jika diketahui terlibat maka akan ditangani melalui jalur hukum pidana.
“Jangankan izin kepolisian, izin kampus pun tidak ada. Itu jelas pelanggaran. Maka, kami akan bertindak tegas. Sekali lagi, kami tidak akan lepas tangan,” ungkapnya.
Kejadian ini, lanjut dia, akan menjadi evaluasi besar bagi UNG untuk membenahi tata kelola organisasi kemahasiswaan. Sebab, organisasi mahasiswa sejatinya dibentuk untuk mendukung kegiatan akademik, bukan sebaliknya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
