Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Juli 2025 | 16.15 WIB

SDN 1 Kendalrejo Trenggalek Jawa Timur Hanya dapat 1 Siswa Baru Tahun Ini, Tren Fenomena Sekolah Minim Siswa Berlanjut

Rohmat Widianto bersama gurunya di Ruangan kelas SDN 1 Kendalrejo Trenggalek, Jawa Timur, Senin (14/7/2025). Tahun ini, sekolah itu hanya mendapat satu murid baru. (Amalia Rizky/Radar Trenggalek) - Image

Rohmat Widianto bersama gurunya di Ruangan kelas SDN 1 Kendalrejo Trenggalek, Jawa Timur, Senin (14/7/2025). Tahun ini, sekolah itu hanya mendapat satu murid baru. (Amalia Rizky/Radar Trenggalek)

JawaPos.com – Tahun ajaran baru 2025/2026 jadi awal yang tak biasa bagi Rohmat Widianto, siswa SDN 1 Kendalrejo, Durenan, Trenggalek, Jawa Timur.

Saat tiba di sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru, tak satupun kawan seangkatannya yang terlihat.

Itu lantaran Rohmat menjadi satu-satunya siswa baru di SDN 1 Kendalrejo di tahun ini. Tak ada anak lain yang didaftarkan untuk bersekolah bersamanya.

Mengenakan mahkota berbahan kertas bertuliskan MPLS, ia duduk sendirian di kelas mendengarkan penjelasan gurunya, bak kelas privat. Bangku-bangku lain di kelas berdinding hijau itu dibiarkan kosong.

Meski hanya satu murid, proses pembelajaran dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 1 Kendalrejo tetap dilaksanakan seperti biasa. Tidak ada penggabungan kelas, dan guru fokus penuh pada siswa yang ada.

Kepala SDN 1 Kendalrejo Didin Luskha menjelaskan bahwa meski jumlah siswa pada tahun ini sangat terbatas, pihaknya berkomitmen untuk tetap memberikan pembelajaran yang berkualitas.

Menurut Didin, jumlah siswa SDN 1 Kendalrejo cenderung fluktuatif. Dan kondisi siswa tunggal tak selalu terjadi setiap tahun.

“Untuk tahun ini, kami hanya mendapatkan satu siswa, yang kebetulan rumahnya dekat sini. Kondisi ini terjadi karena banyak siswa dari TK lebih memilih untuk melanjutkan pendidikan ke SD lain, seperti SDI Giri Arum, yang letaknya lebih dekat,” ujar Didin, sebagaimana dilansir dari Radar Trenggalek (Jawa Pos Grup).

Meskipun ada persaingan ketat dengan sekolah lain, seperti banyaknya pesantren di sekitar sekolah, Didin memastikan pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin untuk menarik lebih banyak peminat.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya. Seperti melakukan sosialisasi ke TK dan mendatangi wali murid satu per satu. Kami juga mengadakan event untuk memperkenalkan sekolah kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Didin juga menceritakan upaya mereka untuk mengenalkan sekolah lebih dekat kepada masyarakat sekitar.

Salah satunya melalui acara mewarnai celengan yang melibatkan seluruh TK di lingkungan setempat, seperti TK Ngadisuko 3 dan TK Giri Arum.

“Tujuan kami mengadakan acara ini adalah untuk mengenalkan program-program sekolah dan menarik perhatian calon siswa dari orang tua mereka,” ungkapnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, meskipun jumlah siswa cenderung fluktuatif, SDN 1 Kendalrejo masih mendapatkan angka yang cukup stabil.

Meski demikian, jumlahnya memang minim. Bahkan di empat tingkatan, jumlah siswanya tak lebih dari 10 orang per angkatan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore