
Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang pertama di Kampus Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta, Cinere, Depok, Jawa Barat, Senin (6/7/2020). UTBK 2020 dibagi dua gelombang, pertama 5-14 Juli 2020 dan kedua 20-29 Juli 2020. Foto: De
JawaPos.com - Hasil seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2022 diumumkan kemarin (29/3). Dari 612.049 pendaftar, sebanyak 120.643 siswa dinyatakan lolos seleksi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 29,48 persen atau 35.570 orang merupakan pemegang kartu Indonesia pintar (KIP) kuliah.
Mereka merupakan calon penerima bantuan biaya pendidikan tinggi dari pemerintah. ’’Daya tampung dari 125 PTN adalah 122.651 orang. Jadi, rata-rata 20 persen,’’ ujar Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mochamad Ashari dalam konferensi pers kemarin.
Dia melanjutkan, rekor penerima mahasiswa baru terbanyak tahun ini dipegang Universitas Brawijaya Malang. Jumlah penerimaan mahasiswa baru lewat jalur SNMPTN mencapai 3.445 orang. Disusul Universitas Negeri Semarang (3.083 orang), Universitas Pendidikan Indonesia (3.038), Universitas Lampung (3.027), dan Universitas Negeri Padang (2.867). Selanjutnya, Universitas Negeri Surabaya (2.857), Universitas Gadjah Mada (2.690), Universitas Negeri Makassar (2.475), Universitas Malikussaleh (2.402), dan Universitas Jember (2.380).
Dia menuturkan, persaingan paling ketat untuk saintek dipegang prodi Keperawatan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Keketatannya mencapai 0,99 persen. Artinya, dari 100 pendaftar, hanya satu orang yang diterima. ’’Sangat ketat. Rata-rata secara nasional 19,8 persen. Ini 1 persen,’’ ucapnya.
Persaingan ketat juga terjadi di prodi Teknik Informatika Universitas Padjadjaran (Unpad). Persentasenya 1,09 persen. Disusul prodi Gizi Universitas Sumatera Utara (USU) 1,16 persen; Farmasi Universitas Diponegoro (Undip) 1,32 persen; dan Ilmu Komputer Universitas Negeri Jakarta (UNJ) 1,42 persen.
Untuk prodi sosial humaniora, keketatan tertinggi dipegang Ilmu Komunikasi UNJ dengan 0,94 persen. Diikuti Ilmu Komunikasi Unpad 1,02 persen; Manajemen Unpad 1,06 persen; Manajemen UNJ 1,08 persen; dan Manajemen Universitas Negeri Medan 1,19 persen.
Ashari menerangkan, peserta yang lolos SNMPTN bukan berarti sudah diterima di PTN yang dituju. Mereka harus lolos verifikasi data akademik yang dilakukan PTN masing-masing. Karena itu, para siswa harus melakukan daftar ulang. Siswa diimbau membaca peraturan mahasiswa baru di PTN tujuan untuk mengetahui detailnya.
Sementara itu, bagi 490.406 siswa yang belum lolos SNMPTN, rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut meminta mereka tak berkecil hati. Sebab, masih ada jalur penerimaan lewat ujian tulis berbasis komputer (UTBK) SBMPTN.
Direktur Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo juga meminta siswa yang lolos SNMPTN melakukan daftar ulang. Bila tidak, peserta akan diberi sanksi. Yang bersangkutan tak diperkenankan mengikuti pendaftaran UTBK SBMPTN 2022–2024. ’’Tidak ada solusi lain, kecuali tidak akan masuk PTN,’’ tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia Jamal Wiwoho menyebutkan, siswa yang belum lolos SNMPTN tak perlu bersedih. Masih ada kesempatan untuk mengikuti seleksi mahasiswa baru jalur SBMPTN dan mandiri. ’’Kuotanya lebih besar dari SNMPTN,’’ terangnya.
Rektor UNS tersebut menuturkan, peminat SNMPTN di kampusnya mencapai 28.701 orang. Dari jumlah itu, 1.635 pendaftar dinyatakan lolos. ’’Sebanyak 482 orang atau 29,48 persen yang lolos SNMPTN adalah pemegang KIP kuliah,’’ katanya. Sementara itu, angka keketatan persaingan (AKP) di UNS tahun ini mencapai 1:18 atau 1 orang bersaing dengan 18 peserta lainnya.
Jamal mengatakan, angka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN tahun ini meningkat jika dibandingkan periode 2021. Tahun lalu ada 1.497 mahasiswa baru yang diterima lewat jalur SNMPTN. Dia mengingatkan bahwa peserta yang lolos SNMPTN tidak bisa mendaftar SBMPTN 2022.
Kampus negeri lain yang menerima mahasiswa cukup banyak adalah Universitas Indonesia (UI). Total ada 18.550 pelamar SNMPTN di kampus UI. Sebanyak 1.115 orang dinyatakan lolos.
Kepala Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru UI Gunawan menyatakan, 18.550 pelamar SNMPTN memilih 64 program studi. Para pelamar berasal dari 573 sekolah di seluruh Indonesia. ’’Dari yang diterima SNMPTN, 161 orang memiliki KIP kuliah,’’ jelasnya.
Untuk rumpun IPA, prodi yang paling diminati adalah pendidikan dokter, ilmu komputer, dan sistem informasi. Disusul teknik industri dan farmasi. Lalu, untuk rumpun sosial humaniora, prodi yang paling diburu adalah ilmu hukum, ilmu psikologi, manajemen, ilmu komunikasi, dan akuntansi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
