
PTM TERBATAS: guru dan wali murid mengikuti simulasi sekolah tatap muka dan daring di SMPN 255, Jakarta Timur, kemarin (30/3). (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)
JawaPos.com – Menjadikan vaksinasi guru sebagai syarat pembelajaran tatap muka (PTM) dinilai kurang tepat. Sebab, risiko penularan Covid-19 akan tetap ada ketika kerumunan terjadi.
Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko menegaskan, pembukaan sekolah tidak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan vaksinasi guru. Harus dipastikan pula positivity rate di daerah tersebut. ”Kalau positivity rate di atas 10 persen, sekolah jangan dibuka,” tegasnya saat dihubungi kemarin (31/3).
Menurut dia, dengan diketahuinya besaran positivity rate, diketahui pula perbandingan jumlah kasus positif dengan jumlah tes yang dilakukan.
Senada, dokter dan PhD candidate in medical science at Kobe University Adam Prabata menjelaskan, berdasar penelitian dan rekomendasi CDC, pembukaan sekolah kembali disarankan bila sejumlah hal bisa dilakukan dengan baik. Di antaranya, pemeriksaan PCR skala besar terhadap orang yang bergejala, tracing efektif, isolasi pasien positif Covid-19, tindakan mitigasi optimal bisa segera dilakukan bila ada kasus positif Covid-19 di sekolah, serta vaksinasi terhadap guru dan karyawan.
Dia memberi gambaran soal risiko Covid-19 kepada anak. Menurut dia, risiko anak yang positif Covid-19 untuk dirawat inap 20 kali lebih rendah daripada pasien dewasa. Risiko kematian anak pun sangat rendah jika dibandingkan dengan usia yang lebih tua. Namun, satu di antara tiga anak dengan Covid-19 yang dirawat inap berisiko masuk ICU. Mereka juga berisiko mengalami multisystem inflammatory syndrome.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Lb4nOOmT4qM

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
