
Rektor UAD Yogyakarta Kasiyarno (kanan, memakai jas) saat menggelar jumpa pers, Jumat (9/3).
JawaPos.com – Larangan penggunaan cadar bagi mahasiswi tidak hanya diterapkan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, namun Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta pun juga telah menerapkan larangan tersebut.
Hanya saja, pelarangan pemakaian cadar tersebut hanya diberlakukan pada momen tertentu saja, yakni ketika mereka, para mahasiswi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melakukan praktik mengajar lapangan.
Rektor UAD Yogyakarta Kasiyarno mengatakan, pelarangan kepada para calon guru tersebut diberlakuan agar tidak mengganggu sewaktu proses penyampaian dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
"Bagaimana guru bisa mengajar dengan bagus. Kalau ngomongnya tidak jelas. Mengganggu itu. Kami memang melarang praktek lapangan dalam menjadi calon guru," katanya, dalam jumpa pers yang dilakukan di kampusnya, Jumat (9/3).
Selebihnya, menurut Kasiyarno, baik ketika mengikuti perkuliahan maupun berkegiatan di kampus, pihaknya tidak melakukan pelarangan. Hanya mahasiswi diwajibkan memakai pakaian syari atau menutup aurat. "Muhammadiyah tak pernah melarang atau pun menganjurkan," ucapnya.
Secara administratif pakaian cadar memang bisa mengganggu saat ujian. Ada aturan dimana harus memastikan peserta sesuai dengan status yang tertera di dalam administrasi.
Dari pengalamannya, memang pernah ada joki ujian di Fakultas Farmasi. Peserta bercadar berbeda dengan yang ada pada foto kartu ujiannya. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya pun lebih memperketatnya dengan melakukan verifikasi terlebih dahulu.
"Apakah yang masuk ujian benar mahasiswa yang sesuai identitas. Dicocokkan foto dengan peserta ujian. Kalau sudah dicocokkan oke, tidak masalah. Silakan masuk," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
