
Ilustrasi
JawaPos.com - Universitas Padjajaran kembali melaksanakan Doctorate Business Issue Forum (DORBIS) Executive Forum 2017.
Acara ini akan diselenggarakan dalam bentuk seminar nasional dan pameran properti yang mengangkat tema: “Properti Untuk Kemajuan Bangsa: Strategi Mencapai Program Satu Juta Rumah Murah.”
Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad, Sulaeman Rahman Nidar mengatakan, rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia.
Namun sayangnya, kebutuhan ini kerap kali terabaikan karena harganya yang tinggi. Sementara tingkat kenaikan gaji sudah tidak mampu menandingi kenaikan harga rumah.
"Di kota-kota besar, harga rumah tumbuh lebih tinggi dari tingkat inflasi. Real Estate Indonesia mencatat kenaikan harga rumah di kota besar sudah mencapai 10 hingga 30 persen. Angka ini tentu jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi Indonesia yang rata-rata mencapai 5 persen dalam lima tahun terakhir," kata Sulaeman dalam keterangan tertulisnya di Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat, Senin (21/8).
Selain harga, pasukannya pun masih terbatas. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), backlog rumah mencapai 7,6 unit juta pada 2014 berdasarkan konsep penghunian. Angka itu diharapkan bisa turun menjadi 5 juta unit pada 2019.
Sementara dari konsep kepemilikan, backlog rumah mencapai 13,5 juta rumah. Angka ini diprediksi turun menjadi 6,8 unit pada 2019.
Sehingga ada ketimpangan antara pasokan dan kebutuhan.
"Inilah yang menjadi latar belakang kami untuk membuat Dorbis Executive Forum 2017," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Umi Kaltum menambahkan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk membantu meningkatkan kualitas interaksi dan sinergi antar elemen pemangku kepentingan di industri Properti Nasional.
Kemudian, membantu menstimulasi dan mengakselerasi usaha-usaha mewujudkan Program satu juta rumah untuk kesejahteraan bangsa.
"Acara ini juga bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa pascasarjana dan masyarakat properti tentang teori dan praktek pengembangan dan implementasi konsep Pentahelix secara umum dan di Industri Properti Nasional," kata Umi.
Melalui implikasi konsep Pentahelix akan mempertemukan perspektif ABCGM (Academician, Business, Community, Government and Media) menjadi satu solusi yaitu Strategi Property Nasional yang menjawab kebutuhan masyarakat property dalam upaya penciptaan stabilitas ekonomi yang merata.
Acara ini rencananya akan dihadiri oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono, Dirjen PUPR Syarif Burhanuddin, Presiden Direktur PT. Sumarecon Agung Tbk, Ardianto P. Adhi, Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan.
Kemudian ada juga Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia, Soelaeman Sumawinata dan beberapa representasi dari akademisi, komunitas, serta media.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
