
Ilustrasi
JawaPos.com – Pungutan kepada orang tua siswa oleh sejumlah sekolah SMA untuk pengadaan komputer disayangkan sejumlah pihak. Sebabm ujian nasional berbasis komputer (UNBK) merupakan program pemerintah, sehingga pengadaan komputer juga seharusnya dari pemerintah.
“Semestinya UNBK jangan dipaksakan dan dijalankan lebih dulu kalau ujung-ujungnya dibebankan kepada orang tua murid. Bisa pakai ujian manual atau pakai cara lain,” kata Anggota Komisi IV DPRD Majalengka Sudibyo BO kepada Radar Majalengka (Jawa Pos Group).
Menurutnya, program tersebut bisa dijalankan sekolah yang sudah siap dalam sarana dan prasarana secara bertahap. Tidak langsung semuanya karena terkesan dipaksakan.
Orang tua murid, menurutnya, menerima karena demi anak lulus UNBK. Namun tetap memberatkan orang tua siswa khususnya kalangan tidak mampu. Sehingga pihaknya mengingatkan setiap sekolah sebaiknya mencari solusi yang tepat.
“Tidak ada artinya anggaran BOS kalau masih melakukan pungutan kepada orang tua murid. Kami prihatin melihat pemberitaan saat ini, ada sejumlah sekolah yang sudah melakukan pungutan untuk pengadaan komputer,” imbuhnya.
Politisi Golkar ini menyinggung regulasi Mendikbud yang melegalkan pungutan. Peluang akan terus ada bagi sekolah manapun untuk melakukan pungutan. “Sekolah khususnya SMA harus bicara dulu kepada pemprov terkait UNBK, karena kami yakin ada solusi lain tanpa harus memberatkan orang tua siswa,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang orang wali murid, Abdurahman mengaku sampai saat ini belum ada informasi atau undangan rapat dari sekolah terkait rencana pelaksanaan UNBK. Beberapa hari terakhir ini anaknya mengatakan ada patungan untuk kegiatan di sekolah yang nilainya tidak besar.
“Mungkin karena anak saya masih duduk di kelas X jadi tidak dibebani. Memang belum ada informasi dari pihak sekolah, atau mungkin karena sarana dan prasarana untuk pelaksanaan UNBK di sekolah anak saya itu sudah memadai sehingga tidak ada pungutan untuk ini,” jelas orang tua yang putrinya sekolah di SMAN 2 Majalengka ini. (ono/yuz/JPG)

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
