Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Agustus 2024 | 18.13 WIB

Hemat APBN Triliunan Rupiah, LAN Dukung Pelatihan ASN Kemenag Berbasis Digital

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufik menyebut, pelatihan dan pendidikan bagi para ASN menjadi tantangan tersendiri. (Humas Kemenag) - Image

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufik menyebut, pelatihan dan pendidikan bagi para ASN menjadi tantangan tersendiri. (Humas Kemenag)

JawaPos.com - Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufik menyebut, pelatihan dan pendidikan bagi para ASN menjadi tantangan tersendiri. Di satu sisi kegiatan pelatihan dan pendidikan itu penting untuk mencetak ASN berkualitas. Di sisi lain, kegiatan itu membutuhkan anggaran besar karena jumlah ASN di seluruh Indonesia jumlahnya mencapai 4,3 juta orang lebih.

Tantangan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan untuk ASN itu, disampaikan Taufik dalam gelaran Konference and Expose On Training Balitbang Diklat Kemenag. Menurutnya kegiatan pendidikan dan pelatihan itu merupakan bagian dari pengembangan talenta.

"Pengembangan talenta menjadi kunci membangun daya saing," kata Taufik dalam keterangannya Rabu (14/8).

Taufik menyambut baik upaya transformasi digital yang selama ini dilakukan Kementerian Agama. Sehingga bisa menjadi panduan bagi instansi atau lembaga lainnya. Taufik mengatakan bahwa mengelola umat yang beragam dengan satuan kerja dengan jumlah banyak menjadi tantangan besar bagi Kemenag.

Namun, kata dia, dengan keseriusan serta dijadikan program prioritas, transformasi digital pendidikan dan pelatihan ASN berhasil dikembangkan dalam setiap layanan di Kemenag.
"MOOC Pintar yang dikembangkan Balitbang Diklat Kemenag mampu menjangkau pelatihan hingga jutaan orang. Sementara (kementerian) yang lain susah. Selain itu bisa menghemat hingga triliunan Rupiah," kata Taufik.

Taufik mengatakan harus dibangun sebuah kesadaran akan pentingnya pelatihan yang berdampak nyata dalam setiap kinerja ASN. Pelatihan yang dibuat tidak boleh lagi berorientasi sekedar pemenuhan tuntutan maupun mengejar sertifikat semata.

Ia mengapresiasi langkah Balitbang Diklat Kemenag yang tak hanya mentransformasi kompetensi ASN. Tetapi sekaligus menciptakan ekosistem. "Para pejuang inovasi dari badan lembaga litbang, terobosan dan pemikiran dari Badan Litbang, film musik, naskah-naskah yang didigitalisasikan. Ini rangkaian yang sangat penting," pungkas Taufik.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore