Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Maret 2024 | 20.57 WIB

Kuota Tidak Terisi 100 Persen, 156.029 Siswa Lolos SNBP 2024, Sisa Kuota Dialihkan ke SNBT

Ilustrasi Seleksi Nasional berdasarkan Prestasi (SNBP). (Dimas Pradipta/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Seleksi Nasional berdasarkan Prestasi (SNBP). (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

JawaPos.com – Hasil seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP) masuk PTN diumumkan kemarin (26/3). Dari hasil tersebut, tidak semua kuota dari daya tampung terpenuhi.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2024 Ganefri menyatakan, daya tampung PTN akademik tahun ini mencapai 132.450. Dari jumlah tersebut, 126.421 siswa dinyatakan lulus. ’’Kalau kita lihat persentase antara yang lolos dan daya tampung, persentase yang diterima sebesar 95,45 persen,’’ ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta kemarin (26/3).

Kondisi serupa terjadi pada PTN vokasi. Dengan daya tampung total 33.608 kuota, yang lolos seleksi hanya 29.608 siswa dari 112.599 pendaftar. ’’Tak jauh beda dengan akademik, persentase antara yang lolos dan daya tampung itu 88,10 persen,’’ tuturnya.

Tidak terpenuhinya kuota di masing-masing prodi itu lantaran ada prodi yang kurang diminati. Misalnya, di PTN daerah timur, banyak jumlah formasi yang ditetapkan prodi yang tidak dipilih para pendaftar. Hingga akhirnya kuota tak semuanya terpenuhi 100 persen.

Lalu, bagaimana nasib dari sisa kuota tersebut? Ganefri memastikan kuota itu akan dialihkan ke seleksi nasional berbasis tes (SNBT). Pada SNBT, ada persyaratan yang diterima minimal 30 persen dari kuota keseluruhan. Sehingga dibolehkan bagi PTN untuk menerima di atas batasan tersebut dengan penambahan dari sisa kuota SNBP.

’’Ada teman-teman yang menerapkan 40 persen. Kemudian, sisanya baru di mandiri. Karena di mandiri kuota hanya 176.319. Jadi, total itu nanti lebih kurang 589.442,’’ paparnya.

Kendati begitu, dia menegaskan, bagi yang sudah lolos SNBP haram hukumnya untuk mendaftar di SNBT maupun mandiri. Kebijakan itu pun diterapkan sejak tahun lalu. Mereka yang lolos otomatis terblokir untuk bisa mengikuti SNBT. Menurut dia, kebijakan itu diterapkan untuk memberi kesempatan bagi mereka yang tidak lolos di seleksi sebelumnya.

Dia memaparkan, secara jumlah terjadi kenaikan signifikan di sejumlah sisi. Siswa eligible, misalnya. Tahun ini jumlah siswa yang berhak ikut seleksi SNBP mencapai 900.018 orang. Naik dari tahun lalu sebanyak 875.413 siswa. Jumlah pendaftar juga mengalami kenaikan dari 663.181 siswa pada 2023 menjadi 771.816 siswa tahun ini.

Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Abdul Haris mengatakan, bagi yang belum lolos, dia meminta tak berkecil hati. Sebab, masih ada jalur lain untuk menuju PTN yang diimpikan. (mia/c18/fal)

---

PT AKADEMIK DENGAN PESERTA LULUS TERBANYAK:

  1. Universitas Negeri Surabaya 4.733 orang
  2. Universitas Brawijaya 3.662 orang
  3. Institut Pertanian Bogor 3.546 orang
  4. Universitas Negeri Padang 3.530 orang
  5. Universitas Pendidikan Indonesia 3.363 orang

PT Vokasi dengan Peserta Lulus Terbanyak:

  1. Politeknik Negeri Malang 1.475 orang
  2. Politeknik Negeri Sriwijaya 1.353 orang
  3. Politeknik Negeri Jakarta 1.059 orang
  4. Politeknik Negeri Medan 1.059 orang
  5. Politeknik Negeri Jember 1.024 orang

Sumber: SNPMB 2024

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore