
Photo
JawaPos.com - Pendidikan sebagai wahana untuk mengembangkan sumber daya manusia memiliki peran yang sangat penting di era globalisasi. Proses pendidikan harus memiliki keterkaitan dan keselarasan dengan dunia kerja dan dunia industri. Dengan link and match tersebut, maka peserta didik akan mampu berkontribusi secara nyata pada kemajuan peradaban dan kesejahteraan masyarakat untuk kualitas hidup yang lebih baik.
Program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang menjadi pengejawantahan keterkaitan dan keselarasan antara dunia Pendidikan dan dunia industri adalah program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar. Program tersebut tengah diimplementasikan ke berbagai kampus di seluruh Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan inovasi pendidikan dan kualitas pendidikan di Indonesia.
Salah satu program yang mendorong, memfasilitasi,dan mempercepat perguruan tinggi dalam menerapkan kebijakan Kampus Merdeka adalah PKKM atau Program Kompetisi Kampus Mengajar. Dengan program tersebut Kemendikbud berusaha untuk mendorong kampus-kampus untuk berpartisipasi dalam peningkatan kualitas pembelajaran, peningkatan kompetensi dosen, dan mendorong link and match antara pendidikan dengan dunia kerja.
Pengembangan tersebut tengah dilaksanakan di Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (TI Unpam), sebagai salah satu program studi yang memperoleh hibah PKKM dari Kemendikbud senilai Rp 1.592.750.000. Prodi TI Unpam menyenggarakan berbagai program kegiatan yang ditujukan pada penguatan dosen, mahasiswa, dan fasilitas belajar.
“PKKM telah memberi angin segar bagi kampus-kampus yang ingin berkembang dan meningkatkan kualitasnya baik di bidang pengajaran maupun kualitas SDM-nya”, tutur Yan Mitha Djaksana selaku ketua Tim PKKM TI Unpam dalam keterangan resmi yang diterima.
Yan Mitha menambahkan bahwa program PKKM di TI Unpam terdiri dari tiga program utama yakni Profesional IT Bootcamp, MBKM Mandiri, dan Pengembangan Dosen. Program Profesional IT Bootcamp terdiri dari serangkaian kegiatan dengan muatan materi berupa: Cloud Computing, Web Programming, Mobile Programming.
"Sedangkan program penguatan kemahasiswaan adalah program MBKM mandiri yang terdiri dari kegiatan IT Student Exchange, Magang, Membangun Desa, dan penguatan Studi Independen. Program selanjutnya lebih mengarah pada kompetensi dosen, yakni kegiatan Workshop Dosen dan Sertifikasi Kompetensi," katanya.
Dalam peningkatan kualitas pendidikan, perlu adanya penguatan pada bidang fasilitas belajar, peningkatan kompetensi pendidik, dan pemberdayaan peserta didik. Ketiga penguatan tersebut adalah faktor kunci dalam keberhasilan Pendidikan yang berkesinambungan dan selaras dengan dunia industri.
Prodi TI Unpam juga telah membangun Laboratorium Jaringan, Pemrograman, dan Data Science yang diharapkan bisa dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran di kampus tersebut. "Laboratorim tersebut merupakan fasilitas yang bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk bisa menguasai keilmuan terkini dalam bidang Teknik Informatika," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
