Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2024 | 01.14 WIB

Cara Penulisan Gelar Lulusan Akademik, Vokasi, dan Profesi

SEKELUARGA WISUDA: Dari kiri, Muhammad Daswalidin Heni Mei Deviyani, dan Aniestria Ahshaina Aghnat (6/3). - Image

SEKELUARGA WISUDA: Dari kiri, Muhammad Daswalidin Heni Mei Deviyani, dan Aniestria Ahshaina Aghnat (6/3).

Contoh: Budi Prasetyo, M.M.

- Jika seseorang lulus dari program doktor ilmu komputer, maka ia berhak menggunakan gelar Doktor yang ditulis di depan namanya dengan mencantumkan singkatan Dr.

Contoh: Dr. Andi Setiawan

- Jika seseorang lulus dari program diploma empat (D-4) kebidanan, maka ia berhak menggunakan gelar Sarjana Sains Terapan Kebidanan yang ditulis di belakang namanya dengan mencantumkan singkatan S.Tr.Keb.

Contoh: Lia Anggraini, S.Tr.Keb.

- Jika seseorang lulus dari program diploma tiga (D-3) akuntansi, maka ia berhak menggunakan gelar Ahli Madya Akuntansi yang ditulis di belakang namanya dengan mencantumkan singkatan A.Md.Ak.

Contoh: Rizky Ramadhan, A.Md.Ak.

- Jika seseorang lulus dari program diploma dua (D-2) perhotelan, maka ia berhak menggunakan gelar Ahli Muda Perhotelan yang ditulis di belakang namanya dengan mencantumkan singkatan A.Ma.Par.

Contoh: Dewi Puspita, A.Ma.Par.

- Jika seseorang lulus dari program profesi apoteker, maka ia berhak menggunakan gelar Apoteker yang ditulis di depan namanya dengan mencantumkan singkatan Apt. Penulisan gelar itu diikuti dengan gelar sarjana farmasi di belakang nama.

Contoh: Apt. Rini Sari, S.Farm.

- Jika seseorang lulus dari program profesi dokter, maka ia berhak menggunakan gelar dokter yang ditulis di depan namanya dengan mencantumkan singkatan dr. Jika ia juga memiliki gelar sarjana kedokteran, maka ia tidak perlu menuliskan gelar tersebut. Cukup dokter saja.

Contoh: dr. Agus Pratama

Itulah beberapa contoh penulisan gelar pendidikan yang sesuai dengan PP 17 tahun 2010 soal gelar pendidikan sesuai pasal 98. Dengan mengetahui cara penulisan gelar yang benar, kita dapat menghormati prestasi akademik yang telah diraih oleh seseorang.

Selain itu, kita juga dapat menghindari kesalahan atau kekeliruan dalam menulis gelar yang dapat menimbulkan kesan negatif atau salah paham. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan tentang gelar pendidikan di Indonesia.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore