
Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
JawaPos.com - Pasangan calon Gubernur Jawa Barat dan wakil Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum akan bangun pusat desain di Jawa Barat. Hak tersebut untuk meningkatkan kualitas mebel di Sumedang, Jawa Barat.
Wali Kota Bandung non aktif yang kerap disapa Kang Emil mengatakan hal ini sejalan dengan keluhan para pelaku usaha mebel terkait masalah permodalan dan strategi pemasaran agar produknya diminati lebih banyak konsumen.
Selama ini, desain mebel yang dibuat hanya mengikuti selera pasar lokal atau menebak-nebak selera konsumen. Sehingga pengrajin pun sering kali merasa model atau desainnya bagus dan laku di pasaran. Namun, kenyataannya ketika dipasarkan kurang menarik para konsumen. Maka, kata Kang Emil dibutuhkan bantuan dari para desainer profesional.
"Di Pusat Desain Jabar itulah, para desainer akan membantu para pengrajin di sini untuk mendesainkan sesuatu yang sesuai tren dan laku di pasar," kata Kang Emil saat berkunjung ke kampung mebel di Desa Bongkok, Sumedang, Senin (11/6).
Kang Emil berkomitmen, kalau ia terpilih sebagai gubernur Jabar, maka ia akan membangun Pusat Desain Jabar untuk meningkatkan kualitas mebel Sumedang. Sedangkan untuk pemasarannya, para perajin akan dilatih cara memasarkan online juga dibantu pemasaran offline dengan memasarkan produk unggulan mereka di Bali.
"Saya berencana bangun gedung pameran di Bali, khusus untuk memajang produk-produk berkualitas dari Jabar, seperti rotan, kerajinan bambu hingga mebel. Di sana kan tempatnya turis, maka jualannya adalah yang disukai turis asing," ujarnya.
Perihal permodalan, Kang Emil menjelaskan, para perajin dapat mengakses modal melalui kredit Mesjid Sejahtera (Mesra). Dengan nilai pinjaman mulai dari Rp 1 juta hingga maksimal Rp 30 juta. Kredit tanpa bunga dan agunan ini tujuannya agar warga tidak terjerat rentenir.
"Kalau kebutuhan modalnya lebih dari itu, maka KUR (Kredit Usaha Rakyat) bisa kita maksimalkan untuk membantu para pelaku UKM di desa-desa," ucapnya.
Engkos Kosasih, pelaku UKM mebel mengungkapkan, hingga kini mebelnya belum mampu tembus pasar luar daerah karena terkendala keahlian perajin dalam membuat model atau desain.
"Hari ini saya bersyukur Pak Ridwan Kamil datang ke desa kami dengan membawa solusi bagaimana mengakses permodalan dan bantuan marketing," kata Engkos. (ona/JPC)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
