Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 April 2018 | 17.24 WIB

Relawan Sudirman-Ida Patungan Rp 10 Ribu

Deklarasi dan saweran lintas komunitas relawan independen bertajuk Sinergitas Gerak Langkah di Hotel Patrajasa, Semarang, Minggu (8/4). - Image

Deklarasi dan saweran lintas komunitas relawan independen bertajuk Sinergitas Gerak Langkah di Hotel Patrajasa, Semarang, Minggu (8/4).

JawaPos.com - Relawan lintas komunitas memberikan bantuan dana kepada Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Jawa Tengah (Jateng) Sudirman Said-Ida Fauziyah. Mereka menjalankan Gerakan Sepuluh Ribu (Gasebu).


Gasebu merupakan pemberian donasi Rp 10 ribu. Aksi itu bentuk partisipasi relawan berbasis kesadaran dan swadaya untuk melakukan perubahan bagi Jateng. Dengan terkumpulnya dana dari uang saweran, diharapkan bisa meringankan mahalnya biaya politik.


Sudirman mengatakan, gerakan ini berawal dari rasa keprihatinan atas banyaknya kepala daerah yang tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Biaya tinggi untuk mengejar jabatan ditengarai sebagai akar permasalahannya.


“Kami ingin betul-betul mengajak demokrasi sebagai partisipasi warga. Karena prihatin betul sampai hari ini banyak kepala daerah ketangkap KPK. Itu dikarenakan biaya politik tinggi. Calon yang masuk ingin kejar jabatan. Sehingga kami ingin menerobos itu. Saya juga bukan orang yang punya uang,” kata Sudirman pada deklarasi dan saweran lintas komunitas relawan independen bertajuk Sinergitas Gerak Langkah di Patrajasa Convention Hall, Semarang, Minggu (8/4).


Sudirman yakin Gasebu bisa menjadi inspirasi calon pemimpin di daerah lain. mengingat politik adalah upaya untuk mengabdi dan bukan sekadar jabatan. Sehingga cara-cara yang dilakukan juga harus mulia.


“Kalau ini berhasil, ini jadi inspirasi. Politik ini kan tidak boleh dilihat semacam pengabdian. Karena cara memperoleh jabatan dengan segala cara apalagi korupsi itu tidak benar, dan kami ingin mengubah itu. Kami sangat bersyukur para relawan dengan inisiatif menggelar Gasebu,” jelas Mantam Menteri ESDM itu.


Dana hasil patungan relawan akan digunakan untuk biaya kampanye di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018. “Kami ingin mengetuk kesukarelaan warga. Hasil dari Gasebu ini dirapikan, dicatat dan dilaporkan ke KPU. Ini digunakan untuk berbagai keperluan kampanye politik,” imbuh Sudirman.


Sementara itu, perwakilan jaringan relawan Jateng Zumroni mengungkapkan bahwa seluruh relawan telah membulatkan tekad dengan ikhlas dan sepenuh hati untuk berjuang memenangkan Sudirman-Ida.


Selama ini, sejumlah relawan telah bergerak. Mereka mengedepankan etika dalam berpolitik dengan menjadikan pilgub sebagai sarana merajut persatuan, pendidikan politik, rakyat demi kemajuan Jateng.


“Kami juga taat terhadap aturan, menghindari kampanye hitam, fitnah dan provokasi. Kemenangan Pak Dirman dan Mbak Ida adalah kemenangan rakyat Jateng,” tukas Zumroni.


Sebagai bentuk keseriusan Gasebu, Sudirman Said didampingi pimpinan dan tokoh relawan menggelar kain untuk saweran para relawan yang hadir dalam deklarasi tersebut. Para relawan lain yang tidak bisa hadir juga bisa turut menyukseskan gerakan Gasebu melalui laman website www.saweranjateng.id.


Pada kesempatan tersebut, Sudirman juga membacakan kontrak sosial politik yang berisi empat poin utama. Yakni, menjadi pemimpin rakyat, melakukan penguatan rakyat, mendengar aspirasi dan berkomitmen untuk merealisasikan 22 program janji kerja.


Penandatanganan dilakukan dihadapan 650 relawan lintas jaringan dari 35 kabupaten/kota di Jateng. Ratusan relawan itu mulai dari gerakan majelis desa, rembug reboan, hingga gerakan kemandirian Oke Oce Ayo Obah.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore