
Ilustrasi
JawaPos.com - Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menetapkan DKI Jakarta sebagai daerah rawan Pilkada. Status ini disematkan lantaran potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakatnya cukup tinggi.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan, dari hasil analisanya, ada beberapa kriteria mengapa Jakarta dikategorikan sebagai daerah rawan.
"Pertama adalah kesiapan penyelenggara pilgub, kedua soal gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang pernah terjadi selama masa kampanye.Lalu yang ketiga adalah soal batas wilayah," ujar dia di Jakarta, kemarin (9/2).
Selain itu, Martinus juga mengatakan, perseteruan antar kubu pasangan calon menjadi pertimbangan. Baik itu antar tim sukses maupun relawan masing-masing paslon.
"Kemudian kelima tentang bagaimana paslon, perseteruan pada para paslon itu juga menjadi indikator," jelas dia.
Terkait pengamanan Pilkada DKI, Martinus mengatakan Polri tidak hanya menjaga di tempat pemilihan suara, namun beberapa objek vital lainnya.
"Polri tetap akan mengamankan situasi setelah pemungutan suara,"pungkasnya.(dka/rmol/mam/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
