
KPU Bojonegoro sosialisasikan cara pencoblosan dan dan pengenalan kepada sejumlah komunitas seni dan pemuda dari tingkat sekolah hingga komunitas umum di Bojonegoro.
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), gencar melakukan sosialisasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), kepada seluruh lapisan masyarakat. Hal itu, dilakukan untuk mengejar target partisipasi pemilih dalam pilkada serentak, sebanyak 77,5 persen.
Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Mustofirin mengatakan, pada pilkada 2018 ini KPU menarget partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sebesar 77,5 persen. Maka dari itu, KPU gencar melakukan sosialisasi dengan menyasar semua lapisan masyarakat.
Kali ini, sosialisasi dilakukan terhadap sejumlah komunitas seni dan pemuda dari tingkat sekolah hingga komunitas umum. Bertempat di Cafe Corner, Jalan Veteran Bojonegoro, Rabu (6/6) Mustofirin menjelaskan, tata cara mencoblos dan pengenalan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur dan Calon Bupati-Wakil Bupati Bojonegoro.
"Sebelum menggunakan hak pilihnya 27 Juni mendatang, diharapkan masyarakat paham tata cara mencoblos dan sudah mengenal terlebih dulu calonnya," kata Mustofirin, Rabu (6/6).
Penggunaan hak pilih dalam pilkada ini, kata dia, merupakan dukungan masyarakat terhadap penentuan pemimpin lima tahun mendatang. Apalagi, pada pilkada kali ini, sebagian besar biaya bagi calon yang akan berhelat dibiayai oleh negara. Dalam pelaksanaan Pilkada 2018 ini, KPU Bojonegoro menganggarkan sebesar Rp 30 miliar.
"Kami berharap kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik. Karena, pembiayaan proses demokrasi pemilihan ini seyogyanya dari masyarakat," terangnya.
Salah satu peserta sosialisasi, Dian Wisnu mengatakan, jika partisipasi masyarakat besar dalam pelaksanaan pilkada seharusnya pemerintah lebih mengedepankan program yang berbasis penguatan masyarakat. "Sehingga ada harmonisasi antara rakyat dengan pemerintah," ungkapnya.
Dalam sosialisasi yang difasilitasi oleh Lembaga Sayap Jendela arts Laboratory itu, diikuti sebanyak kurang lebih 50 peserta. Sosialisasi berjalan santai yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Selain itu, juga dihibur oleh kelompok musik indie dari Bojonegoro, Tuthak-Tuthuk Gathuk (TTG).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
