Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Februari 2019 | 02.33 WIB

6 Hal Ini Bikin Jokowi Tampak Lebih Unggul Dibanding Prabowo di Debat

Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA‎ mengungkapkan ada enam hal yang membuat Joko Widodo (Jokowi) terlihat lebih unggul dibanding Prabowo Subianto, dalam debat capres kedua, Minggu (17/2). - Image

Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA‎ mengungkapkan ada enam hal yang membuat Joko Widodo (Jokowi) terlihat lebih unggul dibanding Prabowo Subianto, dalam debat capres kedua, Minggu (17/2).

JawaPos.com - Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA‎ mengungkapkan ada enam hal yang membuat Joko Widodo (Jokowi) terlihat lebih unggul dibanding Prabowo Subianto dalam debat capres kedua, Minggu (17/2).


Denny JA menyebut, hal pertama yakni ‎Jokowi menguasai lapangan. Ketika Prabowo menyatakan akan membuat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan memberdayakan nelayan, dengan enteng Jokowi menjawab, mungkin Prabowo belum tahu bahwa Indonesia sudah punya BUMN yang bernama Perindo dan Perinus.


Kedua, Jokowi lebih sistematis menyajikan alternatif solusi. Misalnya, Jokowi memaparkan data dari 7 unicorn yang ada di ASEAN, 4 di antaranya dari Indonesia. Sementara itu, Prabowo dinilai masih normatif dan berbicara hal-hal yang umum saja soal rencana mendorong industri 4.0.


"Sehingga sudah disiapkan Palapa Ring, 4G, dan deregulasi," ujar Denny JA dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (18/2).


Ketiga, Denny JA menilai, Jokowi lebih realistis soal kebijakan impor. Dalam hal ini Jokowi mencontohkan impor jagung pada 2014 sekitar 3,5 juta ton. Pada 2018 tinggal 180 ribu ton.


"Keempat, Jokowi terkesan lebih berpengalaman berkomunikasi dengan rakyat. Jokowi mengungkapkan, pada pukul 12.00 malam pernah berkunjung berdua saja dengan supir ke permukiman nelayan memastikan kondisi mereka. Itu biasa dilakukan sejak ia memimpin kota, provinsi, dan kini di tingkat negara," katanya.


Kelima, Denny menuturkan, Prabowo tidak menggunakan kesempatan yang diberikan moderator dengan baik. Misalnya, saat moderator mempersilakan kedua capres untuk mengeksplorasi gagasan agenda energi, Prabowo tidak melanjutkan pemaparannya.


Keenam, Jokowi sempat melancarkan uppercut yang membuat Prabowo terhentak. Yakni, saat Prabowo menyinggung hanya segelintir orang kaya di Indonesia yang menguasai mayoritas sumber daya.


Namun, kata Denny, Jokowi dengan cerdik mempertanyakan kepemilikan lahan Prabowo di Kalimantan dan Aceh seluas total 340 ribu hektare.


"Dalam debat itu Jokowi justru tampak superior dalam penguasan data dan lebih mengenal masalah. Prabowo yang sebelumnya dikesankan lebih intelektual, lebih akademik, namun dalam debat head to head, ia tak sesiap Jokowi," ungkapnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore