
Ilustrasi perundungan. (Hanung Hamabara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kasus perundungan anak tengah menjadi sorotan masyarakat. Perlindungan anak pun perlu diutamakan, salah satunya dengan membangun pondasi yang kuat sejak dari rumah.
Orang tua perlu membangun komunikasi yang hangat dengan anak agar tanda-tanda perundungan dapat dikenali sejak dini dan segera ditangani. Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. Angga Wirahmadi, Sp.A., Subsp.T.K.P.S.(K), mengungkapkan, perundungan itu kadang bisa dari hal yang kecil sekali.
"Misalnya, teman memanggil kita dengan nama orang tua secara terus-menerus sehingga membuat kita tidak nyaman. Tapi bullying juga bisa dalam bentuk yang lebih besar, seperti diambil uangnya atau dikucilkan," katanya saat menjawab pertanyaan JawaPos.com, Rabu (22/7).
Karena itu, ia menegaskan bahwa orang tua perlu mengajarkan anak mengenali sejak awal perilaku yang termasuk bullying.
"Kita harus ajarkan kepada anak bahwa apa yang membuat kamu tidak nyaman, membuat kamu merasa risih, atau merasa 'kok ini sepertinya tidak seharusnya', nah itu harus mulai dipikirkan bahwa itu adalah suatu perilaku bullying," ujar Dr. Angga.
Ia menyarankan anak untuk terlebih dahulu mencoba menyampaikan keberatan kepada pelaku secara baik-baik.
"Kita ajarkan anak untuk melakukan klarifikasi secara verbal. Misalnya, 'Kok kamu memanggil saya seperti itu? Saya enggak nyaman.' Sampaikan sekali. Kalau besoknya masih begitu, sampaikan lagi untuk kedua kalinya," tuturnya.
Menurut dr. Angga, langkah tersebut penting karena tidak menutup kemungkinan pelaku tidak menyadari bahwa tindakannya sudah termasuk perundungan.
"Bisa jadi pelaku juga enggak mengerti bahwa dia sedang melakukan bullying. Karena itu, sampaikan dulu dua kali," katanya.
Apabila perilaku tersebut tetap berlanjut, dr. Angga meminta anak tidak ragu melaporkannya kepada guru.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022