
Ilustrasi: Mobil menerjang banjir. (Istimewa).
JawaPos.com - Mobil yang terjebak banjir bisa membuat siapa pun panik, apalagi air naik dengan cepat dan kondisi jalan berubah berbahaya dalam hitungan menit. Namun justru di situ kamu harus tetap tenang, karena keputusan yang terburu-buru bisa membahayakan keselamatan dan memperparah kerusakan kendaraan. Menangani situasi ini dengan langkah yang tepat akan sangat menentukan hasil akhirnya.
Sebelum kamu mencoba menyelamatkan mobil, utamakan dulu keselamatan diri. Ada beberapa tindakan penting yang harus dilakukan saat mobil mulai terendam, hingga apa saja yang wajib dicek setelah banjir surut. Dengan mengikuti panduan yang tepat, kamu bisa meminimalkan risiko, mengurangi potensi kerusakan, dan mempercepat proses penanganan kendaraan.
Berikut 7 langkah yang wajib kamu lakukan saat mobil terendam banjir seperti dirangkum dari laman asuransi kendaraan, myoona.id!
1. Jangan Panik dan Tetap Tenang
Ketika mobil mulai masuk ke area banjir, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tetap menjaga ketenangan. Coba nilai kondisi sekeliling dengan cepat: seberapa tinggi airnya, bagaimana arusnya, apakah jalan di depan masih bisa dilewati, dan apakah kamu punya waktu untuk bergerak sebelum air makin naik.
Jika situasi memungkinkan, arahkan mobil ke tempat yang lebih aman. Tapi kalau air naik terlalu cepat atau kamu merasa situasinya tidak aman untuk keluar, tetaplah berada di dalam kendaraan dan segera hubungi bantuan.
2. Matikan Mesin Mobil
Kalau mobil kamu masih menyala saat mulai terendam, segera matikan mesin. Ini penting untuk mencegah terjadinya kerusakan berat seperti water hammer, kondisi ketika air masuk ke ruang bakar dan membuat komponen mesin patah atau rusak parah. Selain itu, bagian kelistrikan mobil juga sangat peka terhadap air. Mematikan mesin sejak awal bisa membantu mengurangi risiko konsleting atau kerusakan elektronik lainnya.
3. Keluar Mobil Jika Air Terus Meningkat
Jika air banjir terus naik sampai melewati batas pintu dan sudah mulai masuk ke kabin, kamu harus segera keluar. Coba buka pintu terlebih dulu; kalau tekanan air terlalu kuat dan pintu tak bisa dibuka, gunakan jendela sebagai jalan keluar.
Bila jendela otomatis tidak berfungsi karena kelistrikan mati, pecahkan kaca samping dengan alat darurat atau benda keras. Setelah berhasil keluar, bergeraklah pelan menuju tempat yang lebih tinggi agar tidak terseret arus.
4. Jangan Coba Menghidupkan Mesin Kembali
Usai terendam, hindari mencoba menyalakan mobil meski hanya untuk mengecek. Air yang sudah masuk ke mesin, sistem bahan bakar, atau area kelistrikan bisa membuat kerusakan jauh lebih parah jika kamu memaksa menyalakannya. Lebih aman menunggu mobil diperiksa teknisi agar kerusakannya bisa diidentifikasi tanpa menambah masalah baru yang bisa bikin biaya perbaikan membengkak.
5. Hubungi Bantuan Darurat atau Bengkel Terdekat
Setelah memastikan diri kamu aman, segera hubungi layanan darurat seperti derek atau bengkel terdekat untuk membantu mengevakuasi mobil dari genangan. Jangan coba memindahkan mobil sendiri kalau kondisinya tidak memungkinkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
