
SIRKUIT BASAH: Hyundai Avant N sedang melaju di area wet handling circuit sebagai salah satu bagian dari fasilitas HMG Driving Experience Center di Korea Selatan.
Perjalanan kunjungan Jawa Pos bersama PT Hyundai Motor Indonesia ke Korea Selatan ditutup dengan menjajal semua varian andalan Hyundai dan Genesis di fasilitas test drive terbesar di Korea Selatan. Yakni, Hyundai Motor Group (HMG) Driving Experience Center yang terletak di Taean pada Jumat (14/7).
AGFI SAGITTIAN, Korea Selatan
”HMG Driving Experience Center merupakan fasilitas test drive yang berdiri di atas lahan seluas 1,26 juta meter persegi,’’ ujar Head of Global PR Strategy & Planning Team HMG Jin Cha. Fasilitas tersebut setidaknya memiliki 4 hingga 5 section dengan handicap yang berbeda-beda.
Jawa Pos berkesempatan menjajal beberapa section dengan sebuah mobil high performance, Avante N. Model itu tidak dihadirkan di Indonesia. N merupakan kode produk sportline Hyundai layaknya GR pada Toyota dan Type R pada Honda.
Uji pertama adalah tes slalom di lintasan aspal. Kemampuan handling mobil dikendarai dengan melewati rintangan cone dan target pengereman yang sudah disediakan. Kondisi hujan deras membuat proses pengetesan tersebut lebih menantang.
Area pengujian berikutnya adalah ketangkasan mobil dan pengemudi dalam menghadapi kondisi kendaraan yang hilang kendali. Namanya area wet handling, fasilitas tersebut dilengkapi dengan sebuah kick plate yang akan bekerja saat mobil melintas dengan kecepatan minimal 40 km/jam.
Begitu kick plate ”menendang”, mobil akan mengalami oversteer yang cukup signifikan sehingga mobil dan pengemudi diuji untuk dapat melakukan counter steering dengan tepat. Fasilitas itu juga bertujuan untuk menguji handling kendaraan-kendaraan Hyundai sebelum diproduksi massal.
Di area yang lain, HMG Driving Experience Center juga memiliki trek oval dengan sudut miring yang biasa digunakan untuk melakukan tes kecepatan hingga 200 km/jam. Pengetesan berlanjut di area sirkuit.
’’Di area itu range pengujian kendaraan menjadi lebih kompleks karena tidak hanya menjajal ketangkasan handling, juga kemampuan suspensi saat digunakan menikung dengan kecepatan tinggi, menguji performa mesin dalam berakselerasi, hingga mencoba kualitas pengereman sebuah kendaraan,” papar Jin Cha
Area uji selanjutnya adalah off-road. Kendaraan yang diuji hanya jenis tertentu, misalnya SUV. Untuk itu, Jawa Pos berganti kendaraan ke Palisade yang telah hadir di pasar Indonesia.
Area pengujian off-road menghadirkan handicap-handicap nyata yang sangat mungkin akan ditemui pemilik kendaraan dalam keseharian. Misalnya, jalanan penuh lumpur, jalur rusak parah, genangan air setinggi ban, hingga tanjakan dengan sudut kemiringan 55 sampai 70 derajat.
Di area tersebut, fungsi segala fitur kekinian SUV ikut diuji. Misalnya, mode berkendara, fitur hill start assist, serta downhill control. (*/c6/dio)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
