Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 April 2018 | 16.16 WIB

Wiwi Pratiwi: Nyalinya Selalu Mendidih Setiap Melawan Dragster Pria

Tampil garang di arena balap - Image

Tampil garang di arena balap

JawaPos.com - Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April selalu spesial bagi Wiwi Pratiwi, pembalap drag bike dengan nomor start 21 ini. Berpacu dengan joki pria selalu memberi tantangan baginya. Kepuasan ia peroleh bukan semata-mata raihan peringkat juara. Melainkan saat ia berhasil mengalahkan pasaingnya yang rata-rata adalah pembalap pria. Pamornya di arena balapan kian cermerlang ketika Wiwi berhasil mengalahkan para joki wanita yang menjadi seniornya. Salah satunya yaitu Sabrina Sameh. Ia mengaku justru selalu grogi ketika start bersama dragster yang juga perempuan.


Perawakan mungil membuat banyak orang tak mengira wanita bernama Wiwi Pratiwi ini adalah pembalap drag bike kondang. Ketika wearpack (pakaian balap) belum dikenakan, ia terlihat feminin. Sama seperti perempuan pada umumnya. Namun saat wearpack di sandang, wajah manis tertutup helm fullface, kesan feninin itu hilang sekejap. Karakter garang bersama raungan motor drag bike segera terasa kental.


Sikap rendah hati dan bersahabat terlihat jelas pada sosok pembalap perempuan berprestasi Wiwi Mungil. Meskipun masih berusia belia, joki berparas cantik ini telah memiliki segudang prestasi. Berderet puncak kejuaraan drag bike berhasil diraih secara berturut-turut dan dipertahankan.


Pada tahun 2014 Wiwi bergabung dengan tim KRS Giri Cilik SP70 Motor D2T. Dalam tim tersebut, kepiawaiannya memacu motor selalu merebut perhatian saat merpacu di dua kelas. Yaitu Kelas Bracket 9 Detik dan Kelas Matik 155 cc.


Bersama dengan tim itu pula, beragam prestasi berhasil ditorehkan. Di antaranya yaitu juara 1 braket 9 Grand Final Trandy Promo 2014 Deltamas, Juara 3 Matik 155 cc Rangka STD Time 8.6 Sumber Production 2014 Brigif Bandung, Juara 3 Matik TU 200 cc Rokies Jabar pada Kejurda Seri II 2014 Lanud Sulaiman Bandung, Juara 2 Matik TU 155 cc Open Time 8.4 dalam gelar kejuaraan Seri II 2014 Lanud Sulaiman.


Memasuki tahun 2015, Wiwi berhasil menjadi juara di kelas matik TU 155 cc Kelas Wanita 8.4 di Lanud Atang Sanjaya, Bogor, Juara 1 Matik TU 200 cc Rockies Jabar dalam Event Drag Bike Champions KAC 4-5 April di Deltamas. Seminggu kemudian ia berhasil merebut juara 2 Matik TU 200 cc Rockies Jabar dalam ajang Kejurnas Seri II. Selain menjadi jawara di ajang drag bike, Wiwi juga turun di arena Road Race. Namun, ia mengaku sampai saat ini masih ingin terus fokus di ajang balap drag bike.


Segudang prestasi itu membuat sponsor kelas kakap mengikat pembalap cantik ini melalui kontrak. Salah satunya yaitu tim Kawahara. Dalam tim ini Wiwi menjadi duta yang bermain di suku cadang racing produk Kawahara. Kini Wiwi membela Pells Kawahara. Mengenakan baju atau apparel lengkap produk tersebut.


Kepiawaian Wiwi Mungil menarik perhatian Tim Wahana Baru Bill Speed. Pada tahun 2014, ia kemudian bergabung ke dalam tim tersebut. Dipercaya sebagai joki pengendara motor Matic Tune Up 200cc. Nama Wiwi Mungil pun kahirnya mulai bersinar terang. Tahun 2016, wanita kilat ini menandatangani kontrak dengan Kawahara Trijaya Sakti Top Pels Jaya Motor. Dalam tim barunya, Wiwi tetap dipercaya menjadi joki pemacu motor Matic Tune Up Kawahara.


Best Dragster Perempuan


Dua penghargaan berhasil disapu di ajang IMI Award Jawa Barat 2015. Dalam ajang penghargaan tersebut, Wiwi Mungil menjadi Best Pembalap Perempuan Drag Bike 2014 dan 2015. Penghargaan ini didapat sekaligus oleh perempuan asal Cikarang. Penghargaan untuk 2014 ini sebenarnya sudah di dapat dari tahun sebelumnya.


Belum lama ini, Wiwi Mungil kembali menjadi jawara di Kelas utama Matic TU 155 khusus perempuan dalam sebuah kejuaraan drag bike yang diselenggarakan di Lanud Serpong, Tangerang Selatan pada tanggal 24-25 Februari 2018.


Menurut Wiwi, ada banyak suda dan duka yang ditemui selama menggeluti dunia balap. “Saya pernah terjatuh saat memacu motor yang dalam top speed. Meskipun saat itu bukan dalam perlombaan. Saya terjatuh saat melakukan setting sepeda motor,” tuturnya sambil menunjukkan bekas luka beset di bagian siku tangan kanan. “Ada yang lebih menyakitkan lho, yaitu saat balapan kalah,”Paparnya sambil tertawa.


Segala persiapan harus dilakukan sebagai salau satu cara meminimalkan duka. Tekanan persaingan bisa diantisipasi dengan periapan kondisi sepeda motor yang prima. “Yang terpenting itu seting motornya, kemudian menghafalkan lampu start serta menjaga kondisi fisik,” tuturnya. Agar stamina bisa tetap prima, Wiwi rutin melakukan latihan fisik. Misalnya jogging.

Editor: Teguh Jiwa Brata
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore