
Ilustrasi rangka motor. (Suzuki)
JawaPos.com - Motor yang pernah mengalami kecelakaan sering kali masih tampak normal dari luar. Padahal, benturan keras bisa meninggalkan masalah serius pada rangka yang sulit terdeteksi jika hanya dilihat sekilas. Jika kamu lengah, kondisi ini bisa berdampak pada kenyamanan hingga keselamatan saat berkendara.
Karena itu, sebelum membeli motor bekas atau memastikan kondisi motor kesayanganmu, penting untuk mengetahui apakah rangka motor pernah dilas atau mengalami perbaikan besar.
Ada 8 cara yang bisa kamu lakukan untuk mengeceknya secara mandiri, tanpa harus langsung ke bengkel seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia, Kamis (29/1).
1. Periksa Kondisi Sasis secara Menyeluruh
Kecelakaan dengan benturan keras sangat mungkin memengaruhi struktur rangka motor. Meski rangka bisa diperbaiki menggunakan metode press, hasilnya belum tentu kembali sempurna seperti kondisi awal dari pabrik.
Kamu perlu membongkar bagian body motor untuk melihat kondisi rangka secara langsung. Perhatikan apakah rangka sisi kiri dan kanan masih lurus dan sejajar. Pastikan juga posisi rangka berada di tengah, tidak tampak bengkok, miring, atau mengalami retakan.
Selain itu, kamu bisa mengecek kesejajaran roda depan dan belakang terhadap rangka utama. Jika terlihat tidak sejajar atau sudutnya aneh, kemungkinan besar motor tersebut pernah mengalami benturan keras yang berdampak pada rangka.
2. Cek Segitiga Setang dengan Teliti
Segitiga setang merupakan bagian rangka yang paling rentan rusak saat motor mengalami kecelakaan. Kerusakan di area ini sering memengaruhi arah kemudi dan stabilitas motor.
Pastikan tidak ada bekas las pada segitiga setang, terutama di titik-titik yang seharusnya tidak mengalami pengelasan. Perhatikan juga bentuknya, apakah masih simetris dan presisi. Jika tampak miring atau tidak rapi, ada kemungkinan komponen ini pernah mengalami perbaikan akibat benturan.
3. Perhatikan Ada Tidaknya Bekas Las
Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah adanya bekas las pada rangka motor. Ciri-cirinya bisa berupa permukaan yang tidak rata, terdapat gelembung kecil, garis-garis lekukan, atau titik-titik bekas sambungan.
Kamu perlu mengecek bagian sambungan rangka, area bawah mesin, hingga dudukan footstep. Jika ditemukan bekas las yang mencurigakan, besar kemungkinan motor tersebut pernah mengalami kerusakan cukup parah dan telah diperbaiki.
4. Amati Perbedaan Warna Cat Rangka
Rangka motor yang pernah dilas biasanya akan dicat ulang. Perbedaannya bisa terlihat dari warna cat yang lebih mengkilap atau justru lebih kusam di area tertentu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
