
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita Toyota New bZ4X di booth Toyota pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menjadi bukti pabrikan mobil asal Jepang jenama Toyota memadukan inovasi, keberagaman produk, dan kesadaran akan sejarah, dalam satu panggung yang mencerminkan kepemimpinan mereka di pasar otomotif Indonesia.
Bahkan melalui PT Toyota Astra Motor (TAM) konsisten mendominasi di industri otomotif nasional memamerkan puluhan model unggulan dalam ajang GIIAS 2025.
Toyota selama 12 hari menampilkan jajaran kendaraan yang mencakup berbagai segmen, mulai dari city car hingga mobil listrik murni.
“Kami tidak hanya bicara netralitas karbon, tapi juga inklusivitas,” ujar Hiroyuki Ueda, President Director PT Toyota-Astra Motor.
Diantaranya Toyota Altis, Fortuner, GR Corolla, Land Cruiser GR Sport, Alphard, Agya, Veloz, Corolla Cross, Raize, Camry HEV, Innova Zenix HEV, hingga Avanza dan Yaris Cross.
Tak ketinggalan mobil listrik bZ4X yang telah diproduksi secara lokal juga diperkenalkan dalam ajang ini. Ini sekaligus wujud kesiapan perusahaan menghadapi era elektrifikasi dan penguatan industri dalam negeri.
Tak hanya itu, merek asal Jepang ini turut membawa kendaraan berteknologi tinggi seperti Crown Fuel Cell EV serta memamerkan mobil klasik Kijang dan Corolla 1972 sebagai bagian dari perjalanan panjang Toyota di Indonesia.
Partisipasi Toyota di GIIAS 2025 turut memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif nasional dengan pangsa pasar sebesar 33 persen pada paruh pertama tahun ini.
Bahkan, performa penjualan di segmen kendaraan hybrid juga menunjukkan hasil signifikan, di mana Toyota menguasai 59 persen pasar hybrid secara nasional.
Dengan strategi portofolio produk yang luas, dari kendaraan berbahan bakar konvensional, hybrid, hingga listrik murni, Toyota menyasar berbagai kalangan pengguna, termasuk mereka yang mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung transformasi industri otomotif yang berkelanjutan di Indonesia.
Bisa dikatakan Toyota tak sekedar elektrifikasi hal ini merujuk pada strategi Toyota yang tidak hanya berfokus pada pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), tetapi juga pada berbagai teknologi elektrifikasi lainnya, seperti mobil hybrid (HEV) dan mobil plug-in hybrid (PHEV), serta teknologi netral karbon lainnya seperti kendaraan sel bahan bakar hidrogen (FCEV).
Ini sejalan dengan pendekatan "multi-jalur" Toyota untuk mengurangi emisi karbon, yang menawarkan berbagai opsi teknologi, bukan hanya satu solusi tunggal seperti peralihan sepenuhnya ke EV.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
