Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 April 2018 | 00.34 WIB

Gas Spontan, Kenali Dulu Yuk Manfaat dan Kerugiannya

Ilustrasi penggunaan grip motor - Image

Ilustrasi penggunaan grip motor

JawaPos.com - Bagi kalangan tertentu pecinta motor, modifikasi sudah jadi bagian dari gaya hidup. Modifikasi bisa dilakukan mulai dari yang sepele sampai yang ekstrem. Salah satunya, modifikasi dengan memakai gas spontan.


Mekanik di bengkel Ahass Honda 7241, Depok, Toto menjelaskan, gas spontan biasanya digunakan untuk balap atau racing. Gas spontan ini berfungsi saat ingin cepat mendapat kecepatan yang tinggi, pengendara tidak perlu menarik grip gas-nya terlalu dalam.


Berbeda dengan grip gas motor standar, saat ingin mendapat kecepatan yang cepat, pengendara perlu menarik grip gasnya dengan dalam.


"Penggunaan gas spontan berarti grip atau diameter grip didalamnya itu kebanyakan besar. Berbeda dengan motor standar yang diameternya kecil," katanya, di bengkel Ahass Honda 7241, Jl. Tole Iskandar No. 9 Depok, Jawa Barat, Senin (9/4).


Ia menambahkan, bila pengguna ingin memakai gas spontan, perlu diperhatikan saat melakukan pemasangan. Pasalnya, bila salah, akan ditemukan kasus gas 'nyangkut'.


"Tapi, semua balik lagi ke pengguna. Kalau ingin mendapat kecepatan bisa memakai gas spontan. Cuma, gas spontan juga ada variannya. Ada yang elektric starter, ada yang terpisah untuk tombol lampu dan tombol starter, dan di motor Kawasaki Ninja pula beda," imbuhnya.


Yang jelas, pemakaian gas spontan bisa menyebabkan boros bahan bakar pada kendaraan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore