Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Juni 2024 | 23.17 WIB

Isi BBM Bodi Mobil Digoyang Mitos yang Belum Padam, Ini Bahayanya

Pengendara motor mengisi BBM jenis Pertalite di sebuah SPBU Pertamina di Jakarta, Jumat (10/1/2021). Pemerintah berencana menghapus BBM RON 88 Premium dan RON 90 Pertalite. Penghapusan jenis tersebut merupakan upaya mendorong penggunaan BBM yang lebih ram - Image

Pengendara motor mengisi BBM jenis Pertalite di sebuah SPBU Pertamina di Jakarta, Jumat (10/1/2021). Pemerintah berencana menghapus BBM RON 88 Premium dan RON 90 Pertalite. Penghapusan jenis tersebut merupakan upaya mendorong penggunaan BBM yang lebih ram

JawaPos.com - Kerap kita dijumpai saat di SPBU, menggoyang bodi mobil saat melakukan pengisian BBM. Hal ini dilakukan alasannya ingin mau mengeluarkan udara yang terjebak di tangki bisa keluar.

Tak sedikit yang berasumsi bahwa bila semua udara keluar maka BBM bisa terisi maksimal di tangki. Tapi, apakah menggoyangkan kendaraan saat isi bahan bakar merupakan hal tepat?

Hal ini banyak orang percaya bahwa menggoyangkan mobil saat mengisi BBM dapat membantu menciptakan ruang kosong di dalam tangki, sehingga lebih banyak bahan bakar yang dapat masuk.

Dalam kenyataannya tidak sesederhana itu. Perlu diketahui bahwa tangki BBM modern didesain dengan sistem ventilasi yang canggih.

Ketika bahan bakar masuk, udara di dalam tangki akan keluar melalui sistem ini. Bahan bakar yang bersifat cair bisa mengisi ruang yang kosong tanpa perlu digoyang.

Maka menggoyangkan mobil tidak memengaruhi sistem ventilasi ini dan tidak akan menciptakan ruang kosong tambahan. Bahkan menggoyangkan mobil saat isi BBM justru berbahaya dan sangat beresiko.

Ketika mobil digoyangkan, ada kemungkinan bahan bakar yang keluar dari nozzle dan tumpah ke tanah. Hal ini dapat membahayakan keselamatan dan merusak lingkungan.

Belum lagi uap bahan bakar yang mudah terbakar dapat tersulut oleh api statis atau percikan api dari mesin mobil yang digoyangkan. Perlu diketahui saat ujung nozzle besi bertemu dengan ujung tanki dan ketika kedua titik beda muatan bertemu maka terjadi gesekan listrik statis, maka memungkinkan adanya loncatan percikan api.

Hal ini dapat menyebabkan kebakaran, ini membahayakan. Maka dari menggoyang kendaraan cuma mitos dan tidak berpengaruh apa-apa selain membuat kendaraannya bergoyang.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore