
Jos Orange bersama mobil Corolla DX build-up.
JawaPos.com – Banyak mobil langka biasanya hanya menjadi pajangan para kolektor atau pemilik. Alasannya tentu beragam. Ada yang ingin agar mobil tersebut tetap terjaga orisinalitasnya dan ada juga yang ingin mobil tersebut hanya jadi mobil display pada event tertentu.
Hal itu berbeda dengan Bernardo Yosep Te Victoria, pria nyentrik asal Lampung yang menjadikan mobil langka Toyota Corolla DX-nya menjadi mobil balap di arena sirkuit Sentul pada beberapa ajang balap profesional.
Baginya mungkin orang berpikir mobil build up langka seperti Corolla asal Jepang yang tidak pernah keluar di Indonesia dan harusnya dipelihara baik. Tapi ia menganggap mobil tersebut adalah mobil sport jadi sebenarnya tempatnya di arena balap bukan untuk display.
“Saya biasa pakai mobil ini untuk balap turing di Sentul. Mobil ini kelasnya supercar kelas retro 1600 Max. Orang menganggap saya gila karena menggunakan mobillangka untuk balapan. Tapi ya ini kan mobil sport jadi harusnya buat balapan bukan pajangan,” kata Jos saat berbincang dengan JawaPos.com di ICE, BSD beberapa waktu lalu.
Mobil coupe ini memang dibangun dari nol. Awalnya ia hanya mendapatkan rangkanya kemudian secara bertahap dibangun. Bermodal keinginan kuat untuk menjadikan mobil tersebut menjadi mobil balap bersama rekannya di Tasikmalaya, Corolla DX ini mulai dibagun dari bagian bodinya yang lebih dinamis, kaki-kakinya di custom, gardannya diganti dengan yang lebih kuat, suspensi dan disc breaknya juga menggunakan model balap.
Mesin mobil ini menggunakan mesin special edition 3S in turbo yang dibuat TOM edition untuk Toyota Altezza yang hanya diproduksi 100 unit untuk mobil di seluruh dunia, sehingga ia menjadi salah satu orang di dunia yang memilikinya.
“Jadi aslinya ini mobil pakai mesin Toyota Altezza Special Edition dari TOM yang hanya dibuat 100 unit untuk seluruh dunia. Jadi kayanya di Indonesia hanya saya yang punya.Powernya bisa menembus 330 hp untuk standar,” beber Jos.
Baginya ia menemukan spirit di dunia balap bersama mobil langka Corolla DX-nya. Ia tak sekedar balapan karena menggabungkan passionnya dengan fashion artinya balap tak sekedar harus menang tetapi juga harus entertain sehingga ia membuat tampilan mobil dan gaya sendiri yang unik dan nyentrik.
Dalam balapan saya gabungkan passion dan fashion. Juara nomor dua yang penting penampilan kita menghibur karena itu orang di Sentul akan tahu itu Jos Orange dengan mobil orangenya,” ungkap pria supe itu.
Meski demikian ia bukan pebalap yang ikut ramai saja. Buktinya sejak ikut balapan di kelas Retro 1600 Max dari tahun 2013 sampai 2017, Jos selalu naik podium. Kini ia mulai masuk kelas supercar dan sudah bisa naik podium sebagai juara ke tiga.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
