Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Agustus 2023 | 21.43 WIB

Rangka eSAF Banyak Keluhan, Kemenhub akan Panggil Pihak AHM

Ilustrasi rangka eSAF

JawaPos.com-PT Astra Honda Motor (AHM) selaku Agen Pemegang Merek atau APM Honda di Indonesia sedang jadi sorotan tajam. Bagi masyarakat terutama konsumen mereka untuk beberapa tipe skuter matik (skutik), produsen sepeda motor yang masih nomor satu di Indonesia ini dianggap tidak bertanggung jawab atas isu karat, keropos dan patah.

Hal ini menyusul beberapa temuan karat pada rangka skutik Genio, Beat Series, Scoopy dan Vario. Diketahui, model-model skutik tersebut dijual ke pasaran memakai rangka eSAF atau enchanged Smart Architecture Frame, model rangka baru yang secara marketing disebut lebih ringan dan berpengaruh pada kemudahan handling serta konsumsi bahan bakar.

Atas keluhan ini, AHM sejauh ini masih dingin, dan baru mengeluarkan klarifikasi resmi di media sosial (medsos) Instagram mereka. Klarifikasi yang diberikan juga masih dianggap mengambang oleh masyarakat, tidak jelas dan tidak membahas apalagi menyelesaikan inti masalah.

Padahal, keluhan karat, keropos dan bahkan patah pada jenis-jenis skutik Honda yang disebutkan di atas nyata adanya. Bukannya melakukan recall, AHM malah kedapatan menjual rangka eSAF dalam bentuk spare part yang bisa dibeli sendiri secara terpisah oleh konsumen.

Menanggapi hal itu, Kementerian Perhubungan atau Kemenhub tampaknya akan melakukan pemanggilan terhadap AHM selaku pemegang merek dengan logo sayap mengepak itu.

Disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno, pihaknya sudah mengundang pihak AHM untuk hadir menemui pihak Kemenhub. Hal ini lantaran keluhan ini sudah terjadi secara massif, menyangkut masalah keselamatan penggunanya.

"AHM diundang untk menjelaskan isu, masalah patah dan karat pada kerangka produk sepeda motor Honda," kata Hendro saat dikonfirmasi JawaPos.com melalui pesan singkatnya.

Hendro menambahkan, pihak AHM sendiri memastikan akan memenuhi undangan Kemenhub untuk membahas isu tersebut, keluhan karat, keropos dan patah pada produk skutik Honda. AHM disebut akan hadir.

"Hari Senin, tanggal 28 Agustus. Akan hadir (pihak AHM)," papar Hendro.

Sebelumnya, dorongan untuk melakukan recall produk dan bukan sekadar memberikan klarifikasi hanya lewat medsos juga telah diserukan oleh banyak pihak. Salah satunya adalah Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto.

Selain Kemenhub, dirinya juga mendesak Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, berperan aktif menanggapi laporan masyarakat terkait rendahnya kualitas rangka eSAF produksi AHM.

Mulyanto meminta Kementerian Perindustrian segera memanggil dan memeriksa pihak AHM secara objektif. Hal ini terkait produk yang dilaporkan gampang karatan dan patah dan dianggap menyangkut keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berkendara.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore