
Executive Director RSV Helmet, Richard Ryan dan rekananya saat membuka gerainya barunya di Kalimalang, Jakarta Timur
JawaPos.com - Banyaknya pengguna sepeda motor yang berseliweran di jalan potensial bagi produsen perlengkapan berkendara seperti helm, sarung tangan dan lainnya. Pasar besar ini sangat memungkinkan produsen perlengkapan riding asal Indonesia ikut bermain di tengah gempuran produk-produk asal luar negeri.
Sebuah brand helm asal Bandung, Jawa Barat, RSV terus berupaya mengambangkan produknya dengan standar kualitas yang tinggi dan harga yang ramah kantong untuk masyarakat Indonesia. Berdiri sejak 2013 lalu, RSV kini sudah familiar di masyarakat khususnya para bikers bahwa ia merupakan brand lokal asal kota Bandung.
Sampai saat ini RSV sudah memproduksi puluhan ribu helm berbagai tipe dan cukup mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Executive Director RSV Helmet, Richard Ryan mengatakan sudah ada 9 tipe helm sell (penjualan) dan ratusan varian yang diproduksi dan dijual hingga keluar negeri.
"Kalau sampai saat ini sudah ada 9 tipe sell dan lebih dari 100 varian yang kita buat sendiri dan sudah dipasarkan. Kita punya helm-helm dengan desain yang elegan. Kemanannya juga dijamin karena berstadar DOT, SNELL dan SNI sehingga nyaman dan safety untuk riding," kata Ryan saat pembukaan gerai baru RSV Helmet, di Kalimalang, Jakarta Timur, Minggu (3/2).
Sebagai pemain helm lokal, model helm RSV tidak main-main. Umumnya helm-helm RSV menggunakan bahan ABS (akrilonitril butadiena stiren) yang tahan banting dengan lapisan busa berkualitas yang membuat kepala nyaman. Selain itu desain-desain yang diberikan pada setiap model helm terlihat elegan dan moderen sehingga lebih stylish bagi penggunanya.
Meskipun memiliki mengaplikasikan bahan dan teknologi moderen serrta desain yang elegan, harga helm RSV ramah dengan kantong masyarakat,. Kisaran harganya dari tipe paling rendah hingga tipe paling tinggi ada dikisaran Rp 280 ribu hingga 1 jutaan.
"Jadi untuk desain dari 6 tahun lalu hanya ada satu orang desainer. Dan ini arahnya memang bagaimanan kita buat desain yang memang bisa mencakup semua kalangan.Dari kalangan bawah kita bisa tarik ke tengah dengan harga yang pas, kalangan tengah tetap bisa beli, kalangan atas kita bisa tarik ke tengah karena desainnya yang menurut mereka elegan. Jadi mereka dapat berkumpul di segmen tengah," beber Ryan.
Sampai saat ini sudah ada dua toko RSV di Jakarta yakni Kebon Jeruk, mereka bekerja sama dengan apparel Respiro. Sementara di Kalimalang, RSV menggandeng diler motor KTM dan apparel Applecoast. Kolaborasi ini membuka kans yang baik bagi RSV untuk lebih besar di pasar lokal Indonesia.
"Kita berencara untuk membuka 28 gerai di tahun 2019, dengan penambahan store di Bandung, Bogor hingga Padang. Selain bermasin di pasar dengan toko fisik, kami juga aktif menjual secara online, karena kedua memiliki potensi yang sama," ujarnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
