Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 November 2017 | 18.52 WIB

Daihatsu Ajak Masyarakat Peduli Thallasemia

Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI - DSO) menyerahkan bantuan satu unit Daihatsu GranMax kepada Yayasan Thalassaemia Indonesia (YTI) - Image

Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI - DSO) menyerahkan bantuan satu unit Daihatsu GranMax kepada Yayasan Thalassaemia Indonesia (YTI)

JawaPos.Com - Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI - DSO) mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk peduli terhadap penyakit Thalassemia. Perhatian masyarakat ini sangat penting karena penyakit Thallassemia merupakan salah satu penyakit terbesar di dunia dan juga di Indonesia.



Dalam rangka itu,  Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI - DSO) menyerahkan bantuan satu unit Daihatsu GranMax kepada Yayasan Thalassaemia Indonesia (YTI). Dalam acara yang mengambil Tema “Yes We Care" itu, AI-DSO dan YTI bekerja sama untuk terus mensosialisasikan Thallassemia dan juga untuk menekan angka penderita Thallassemia di Indonesia.



Deputy Chief Executive AI-DSO, Supranoto mengatakan, jumlah penderita Thallassemia setiap tahun terus meningkat. Karena itulah, AI-DSO sejak tahun 2011 memberikan perhatian khusus kepada para penderita Thallassemia sebagai salah satu bentuk corporate social responsibility (CSR) perseroan."Kita harus peduli karena hingga saat ini belum ada obat yang mampu menyembuhkan penyakit ini," katanya.



Pranoto menyebutkan,  kepedulian Daihatsu terhadap penyakit ini ditunjukkan dengan sejumlah kegiatan yakni program bantuan screening Thallassemia, program funday bersama keluarga Thallassemia,  program rumah singgah keluarga Thallassemia, program UKM Thallassemia, camp Thallassemia, taman bacaan Thallassemia, program donor darah,  program donasi, dan program sosialisasi Aku mengerti Thallassemia. 



Ia menuturkan, untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, maka setiap tahun AI-DSO bekerja sama dengan YTI melalui program bantuan screening Thallassemia melakukan pemeriksaan darah gratis terhadap 1.000 orang.""Harapan Kami, semakin banyak masyarakat Indonesia yang semakin mengetahui mengenai Thallassemia dan pada akhirnya mampu memutus mata rantai penyebarannya," kata dia.



Sementara itu, Ketua Yayasan Thalassemia Indonesia (YTI) Rini Amaluddin mengatakan, penderita Thallasemia di Indonesia setiap tahunnya meningkat sekitar 8-10 persen. Kendati demikian, perhatian pemerintah terhadap penyakit ini sama sekali tidak ada."Penderita Thallassemia ini harus terus-menerus melakukan transfusi darah setiap bulannya. Padahal sebagian berasal dari keluarga kurang mampu," tukasnya.



Oleh karena itu peran serta pemerintah sangat diperlukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit ini, sekaligus membantu memutus mata rantai pertumbuhan penyakit ini."Sejauh ini  perhatian dan peran serta pemerintah bisa dikatakan tidak ada sama sekali atau nol persen. Karena itu, kita senang Daihatsu mau peduli dan membantu," jelasnya.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore