
Tampilan Xiaomi 17T Series. (ANTARA/Xiaomi Indonesia)
JawaPos.com - Xiaomi Indonesia mengungkapkan bahwa melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan terbatasnya ketersediaan komponen memori di pasar global berpotensi mendorong kenaikan harga perangkat elektronik, termasuk smartphone.
Direktur Pemasaran Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menjelaskan bahwa perusahaan masih terus mencermati dinamika pasar dan kondisi industri sebelum memutuskan langkah terkait penyesuaian harga produk di Indonesia.
"Jadi kalau misalnya dilihat, bukan hanya kenaikan dari mata uang, tapi situasi kita di industri dengan keterbatasan RAM itu juga beberapa (jadi alasan) meningkatkan harga," ujar Andi di Jakarta, Selasa (2/6).
Menurutnya, harga gawai saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kelangkaan pasokan memori, khususnya RAM, juga menjadi faktor penting karena meningkatnya permintaan dari industri kecerdasan buatan (AI) yang turut menyerap komponen tersebut dalam jumlah besar.
Meski demikian, Xiaomi belum dapat memastikan apakah akan melakukan penyesuaian harga dalam waktu dekat. Perusahaan masih mengevaluasi berbagai faktor yang memengaruhi biaya produksi dan distribusi.
"Kita belum bisa memberikan kepastian kapan waktu (disesuaikannya harga), tapi intinya kami di Xiaomi selalu melihat bagaimana kita bisa memberikan value-nya supaya lebih relevan di sini," kata Andi.
Ia menambahkan bahwa perkembangan industri teknologi global saat ini berpotensi memberikan tekanan terhadap harga perangkat elektronik pada masa mendatang.
Karena itu, konsumen yang berencana membeli gawai disarankan mempertimbangkan waktunya dengan matang, mengingat kemungkinan kenaikan harga apabila dolar AS terus menguat dan pasokan komponen tetap terbatas.
Sementara itu, sejumlah produsen dan distributor perangkat teknologi di Indonesia juga mulai mewaspadai dampak pelemahan rupiah terhadap biaya impor dan harga jual produk di dalam negeri. Hal ini juga diakui oleh Apple.
Farah Fausa Winarsih, GM Marketing Apple Business PT. Map Zona Adiperkasa, menjelaskan bahwa pihaknya memang tak bisa mengontrol fluktuasi dolar AS. Namun, dia tak memungkiri bahwa pelemahan rupiah akan berdampak pada pricing produk Apple.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
