Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Juli 2023 | 17.20 WIB

Belanda Ikutan Batasi Ekspor Komponen Semikonduktor, Tiongkok Geram

Ilustrasi: Komponen dalam semikonduktor. (Florence Lo/Reuters). - Image

Ilustrasi: Komponen dalam semikonduktor. (Florence Lo/Reuters).

JawaPos.com - Kedutaan Besar Tiongkok di Belanda dilaporkan keberatan dengan peraturan yang baru diberlakukan yang membatasi ekspor peralatan semikonduktor canggih. Hal ini menyusul laporan bahwa Belanda kini ikut-ikutan Amerika Serikat (AS) membatasi hubungan dagang di bidang teknologi dengan Tiongkok.

Dilansir dari Reuters via Gizmochina, Kedutaan Besar Tiongkok di Belanda menyatakan bahwa peraturan tersebut mengeksploitasi langkah-langkah kontrol ekspor dan bertentangan dengan prinsip perdagangan bebas dan peraturan perdagangan internasional.

Pada hari Jumat pekan lalu, pemerintah Belanda mengeluarkan perintah menteri yang membatasi ekspor peralatan semikonduktor canggih tertentu. Hal ini diyakini secara luas menargetkan Tiongkok karena intervensi dan tekanan dari Amerika Serikat.

Sebagai tanggapan, Kementerian Perdagangan Tiongkok mengeluarkan pernyataan mendesak Belanda untuk tidak menghalangi kerja sama bilateral dalam industri semikonduktor. Otoritas terkait di Tiongkok juga meminta pihak Belanda untuk menahan diri dari penyalahgunaan kontrol ekspor.

Menanggapi pembatasan yang baru diberlakukan pada ekspor peralatan semikonduktor oleh pemerintah Belanda, Kedutaan Besar Tiongkok di Belanda telah meminta untuk segera mengoreksi apa yang dianggapnya sebagai praktik yang salah.

Kedutaan mendesak Belanda untuk mempertimbangkan pemeliharaan aturan perdagangan internasional dan keadaan keseluruhan kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Belanda. Selain itu, Kedutaan menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dengan pihak Belanda untuk mencari solusi yang saling menguntungkan dan mempromosikan pembangunan yang sehat dari hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral.

Pernyataan yang dibuat sebagai tanggapan atas pertanyaan media tersebut menyoroti komunikasi yang intensif dan beragam antara kedua negara mengenai masalah ini. Pemerintah Tiongkok sendiri menekankan pentingnya dialog terbuka dan kerja sama di sektor semikonduktor.

Keputusan pemerintah Belanda untuk memberlakukan pembatasan baru pada ekspor peralatan semikonduktor tertentu selaras dengan upaya pimpinan AS untuk membatasi pasokan komponen berteknologi tinggi ke Tiongkok.

Langkah tersebut kemungkinan akan meningkatkan ketegangan antara Tiongkok dan negara-negara Barat, karena industri semikonduktor global memainkan peran penting di berbagai sektor, termasuk industri pertahanan, elektronik, dan otomotif.

Pembatasan ekspor peralatan semikonduktor juga dapat berdampak signifikan terhadap perkembangan teknologi dan hubungan perdagangan internasional.

Tanggapan dari Kedutaan Besar Tiongkok sendiri berkali-kali menekankan pentingnya mempertahankan praktik perdagangan yang adil dan terbuka sambil mendesak Belanda untuk mempertimbangkan kembali dampak pembatasan tersebut terhadap kerja sama bilateral.

Perkembangan tersebut terjadi di tengah gesekan geopolitik dan ekonomi yang sedang berlangsung antara Tiongkok dan beberapa negara Barat, khususnya Amerika Serikat. Kontrol dan pengaturan teknologi canggih, termasuk semikonduktor, telah menjadi poin utama perdebatan dalam dinamika ini.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore