JawaPos Radar | Iklan Jitu

Diteriaki Ketika Acara Karnaval, SBY Kecewa dan Merasa Tak Nyaman

24 September 2018, 09:25:34 WIB | Editor: Imam Solehudin
Deklarasi Kampanye Damai
SBY hanya mengikuti lima menit parade devila 'Deklarasi Pemilu Damai 2019' di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/9) (Ridwan/Jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan melakukan aksi walk out dalam acara kampanye damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9). Mereka diketahui keberatan dengan aksi simpatisan pendukung Jokowi, Projo dan GoJo.

Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengemukakan, aksi provokasi dari pendukung Jokowi itu telah membuat ketua umumnya tak nyaman. Dia juga menyatakan bahwa SBY kecewa dengan aksi provokasi tersebut.

"Pak SBY menyatakan kecewa dan protes atas ketidaknyamanan di deklarasi kampanye damai ini yang seharusnya belum boleh kampanye tapi seluruh pendukung Pak Jokowi berkampanye lebih awal," kata Ferdinand di Jakarta, Minggu (23/9).

Selain itu, Ferdinand menilai, pihaknya merasa tak diperlakukan dengan adil ketika SBY dan rombongannya ikut melakukan karnaval. Khususnya mengenai komitmen bersama untuk tak membawa atribut politik dalam deklarasi kampanye damai tersebut.

"Pak SBY merasa tidak nyaman, kami merasa diperlakukan tidak adil karena ketentuannya semua partai dilarang membawa alat peraga kampanye yang berlebihan dan kami mengikuti aturan. Ternyata di luar sana partai-partai pendukung Jokowi telah melakukan kampanye awal," tuturnya.

Tak hanya itu, Demokrat juga menyayangkan sikap para pendukung Jokowi yang telah meneriaki mantan presiden dua periode tersebut. Menurutnya, umpatan yang diteriakan oleh Projo dan GoJo juga bermacam-macam.

"Saya ada di belakang (rombongan SBY), ketika kami melintas rombongan pendukung Pak Jokowi meneriaki rombongan Pak SBY secara tidak patut dan kami anggap itu perlakuan yang tidak sewajarnya dari pendukung Pak Jokowi," ucapnya.

Untuk saat ini, pihaknya telah menyatakan aksi protes kepada KPU soal perlakuan yang dialami SBY dalam acara kampanye damai tersebut. "Kami menyatakan deklarasi damai gagal dilaksanakan oleh KPU," pungkasnya.

(ce1/rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up