
Penyandang disabilitas menggelar pawai dikawasan Monas, Jakarta, Selasa (27/8/2019). Pawai budaya yang diikuti ratusan penyandang disabilitas tersebut untuk meminta pemerintah membentuk Komisi Nasional Disabilitas dan menghapus syarat sehat jasmani dalam
JawaPos.com - Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Sunarman menyatakan, minimnya akses bagi penyandang disabilitas masih menjadi problem utama yang harus diselesaikan. Sunarman mendorong, pemerintah pusat dan daerah memberikan ruang dan kesempatan bagi para penyandang disabilitas.
"Diperlukan political will yang kuat dari dari para pemangku kepentingan di tingkat pusat maupun daerah untuk merealisasikan hak-hak para penyandang disabilitas," kata Sunarman dalam diskusi bertajuk `Sudah Saatnya Difable Menjadi Warga Kelas Satu` di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Kamis (19/1).
Aktivis hak penyandang disabilitas ini berujar, terdapat tiga tantangan utama yang harus dihadapi dalam memajukan hak penyandang disabilitas. Pertama,
hambatan sosial budaya yang mempengaruhi pola pikir terhadap kaum disabilitas, hambatan fisik dan geografis dalam pemberian pelayanan, dan ketidaktersediaan data tunggal yang komprehensif dan terpilah tentang penyandang disabilitas.
"Ketiganya masih menjadi kendala utama," ucap Sunarman.
Dia mengungkapkan, pemerintah telah memberikan jaminan kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas. Hal ini tertuang dalam UUD 1945, yang memberikan jaminan persamaan hak bagi setiap warga negara di berbagai aspek kehidupan, antara lain meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan, sosial, agama, dan politik.
"Pengakuan hak ini tentunya juga berlaku bagi penyandang disabilitas. Sayangnya, minimnya akses penyandang disabilitas terhadap pelayanan kesehatan serta ketersediaan Jamkes (jaminan kesehatan) masih terlihat jelas," ucap Sunarman.
Sementara itu, Jubir Milienial Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Didiet Fitrah mengatakan, pihaknya memastikam akan memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas. Menurutnya, setiap orang mempunyai hak yang sama dalam bernegara.
"PKB memberikan ruang bagi semua kalangan untuk sama-sama, bergotong royong untuk berkreasi. Berjuang bersama memastikan Indonesia lebih terbuka," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
