JawaPos Radar

Di Depan Habib Rizieq, Politikus PDIP Pertanyakan Maksud Pancasila Ada di Pantat

17/01/2017, 22:36 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Di Depan Habib Rizieq, Politikus PDIP Pertanyakan Maksud Pancasila Ada di Pantat
Habib Rizieq Shihab (Dok JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Dwi Ria Latifa menumpahkan kekecewaannya terhadap pernyataan Imam Besar FPI Rizieq Shihab yang menyebut Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat pada sebuah rekaman video. Dia pun mempertanyakan apa maksud ucapan tersebut.

"Hari ini saya ingin tanya pada Pak Habib Rizieq, ‎apa yang Pak Habib Rizieq maksudkan waktu itu bahwa Pancasila Bung Karno itu letaknya di pantat?" tegasnya kepada Rizieq saat dengar pendapat panja penegakkan hukum komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/1).

Sebagai pengagum presiden I RI yang melahirkan Pancasila itu, Dwi mengaku naik pitam ketika mengetahui adanya pernyataan tersebut dari video yang beredar luas di dunia maya. "Terus terang saya pengagum Bung Karno, pada saat itu saya merasa darah saya menggelegak," ucapnya sementara Rizieq menyimak.

Dia mengatakan, orang tua maupun alim ulama yang dikenalnya selalu mengajarkan agar tidak boleh berkata semacam itu. Dia pun yakin Rizieq akan mengajarkan hal yang sama untuk berbicara dengam bahasa-bahasa yang santun. "Tapi s‎aya terkaget-kaget waktu itu, apa maksudnya Pancasila Bung Karno itu letaknya di pantat," singgung Dwi dengan tetap menampilkan wajah tenang namun tegas.

Dwi mengatakan Pancasila adalah ideologi dan idealisme bangsa yang dijunjung tinggi. Kalaupun memang Rizieq membantah menghina Pancasila, itu bisa diperdebatkan di Kepolisian maupun pengadilan karena kasus tersebut sudah menjadi ranah hukum di Polda Jawa Barat.

"Tapi kalau saya salah dalam pertanyaan ini, mohon maaf, karena saya hanya melihat video yang dikirimkan ke saya. Tapi menurut saya, apakah memang harus seperti itu mengatakan perbedaan pendapat itu?" pungkas legislator asal Riau itu. (dna/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up