
KEJAR: Aparat gabungan TNI-Polri saat melakukan penyisiran KKB di sekitar Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, kemarin (4/6). (ANTARA HO-HUMAS SATGAS NEMANGKAWI)
JawaPos.com – Pemerintah mengklaim apa yang mereka sebut sebagai kelompok kriminal bersenjata (KKB) telah menyerang warga dan merusak sejumlah fasilitas bandara. Tiga warga sipil pun harus kehilangan nyawa.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria mengungkapkan, aksi KKB di Kabupaten Puncak, Papua, itu dimulai dua hari lalu (3/6). ”Kontak tembak satuan TNI dan Polri dengan KST (KKB, Red) di sekitar Bandara Aminggaru,” ujar dia.
Aktivitas di Bandara Aminggaru sempat terganggu saat dan setelah kontak tembak terjadi. Sebab, bukan hanya baku tembak dengan aparat keamanan, kelompok tersebut juga merusak sejumlah fasilitas yang ada di bandara itu. Laporan yang diterima Jawa Pos, mereka merusak menara dan membakar salah satu pesawat rusak yang berada di area bandara yang menjadi pintu keluar masuk Puncak tersebut.
Reza mengungkapkan, aparat gabungan TNI dan Polri sempat melihat kobaran api sebelum akhirnya memastikan telah dilakukan pembakaran fasilitas umum oleh KKB. ”Aksi pembakaran yang dilakukan KST tersebut mengakibatkan beberapa bangunan di sekitar Bandara Aminggaru mengalami kerusakan,” terang perwira menengah TNI-AD dengan dua kembang di pundak itu.
Kemarin aparat keamanan gabungan sudah menyisir Bandara Aminggaru dan mengejar KKB yang beraksi di sana. Mereka menyayangkan tindakan KKB. Sebab, fasilitas umum yang berada di bandara tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang tinggal di Puncak. ”Tindakan (KKB) itu sangat tidak bertanggung jawab dan mengakibatkan instabilitas di Kabupaten Puncak,” cetus Reza.
Di sela-sela penyisiran kemarin, kontak tembak yang melibatkan aparat keamanan gabungan dengan KKB kembali terjadi. Informasi yang diterima Jawa Pos, baku tembak terjadi pukul 05.30. Setelah sempat mereda, pukul 08.00 kembali terjadi baku tembak.
Setelah olah TKP penyerangan bandara tersebut, diketahui KKB melakukan penembakan terhadap warga. Terdapat tiga warga sipil yang meninggal dunia karena ditembak KKB. Ketiganya merupakan warga Kampung Nipurolome, Distrik Ilaga. Sampai berita ini diturunkan, Jawa Pos belum berhasil meminta tanggapan dari pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka.
Baca juga: Usai 3 Jam Kontak Senjata dengan KKB, TNI-Polri Temukan 2 Jenazah
Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombespol M. Iqbal Alqudusy menjelaskan, tiga orang yang meninggal dunia tersebut adalah Patianus Kogoya, Petena Murib, dan Nelius Kogoya. Lalu, terdapat empat warga yang mengalami luka-luka. ”Dua jenazah telah dievakuasi,” ucapnya. ”Untuk satu jenazah lagi masih kami lakukan pencarian beserta korban luka-luka lainnya,” terang dia.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
