alexametrics

Ditjen PAS Gagalkan 300 Penyelundupan Narkoba Selama Masa Pandemi

28 Juni 2021, 16:38:11 WIB

JawaPos.com – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Reynhard Silitonga menyatakan, pandemi Covid-19 yang telah terjadi sejak 2020 tidak menyurutkan komitmen jajaran pemasyarakatan, untuk memerangi peredaran gelap narkotika. Sepanjang 2020 hingga 2021 atau selama masa pandemi ini, pihaknya telah berhasil menggagalkan 300 upaya penyelundupan narkotika ke dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (Rutan).

Hal ini diungkapkan Reynhard Silitonga, usai mengikuti acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2021 secara virtual yang dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, Senin (28/6).

“Selama pandemi berlangsung, upaya penyelundupan narkotika ke dalam lapas dan rutan justru semakin banyak, bahkan modusnya semakin beragam. Paling banyak tentu melalui barang titipan karena selama pandemi kunjungan langsung memang ditiadakan dan diganti dengan kunjungan online,” ucap Reynhard dalam keterangannya.

Dia tak memungkiri, kini semakin beragam modus penyelundupan narkoba, yang kemudian menjadi tantangan bagi jajaran Pemasyarakakatan untuk selalu mendeteksi dan menangani sedini mungkin.

Reynhard lantas mencontohkan, beberapa waktu lalu, petugas Lapas Semarang berhasil menggagalkan masuknya sabu yang diselundupkan melalui bungkusan kacang tanah. Sementara di Lapas Porong Surabaya, petugas menggagalkan masuknya paket ganja dengan media bungkusan plastik yang dilempar dari luar tembok Lapas.

Menurut Reynhard beberapa modus lainnya seperti sabu dalam cabe rawit di Lapas Jombang, sabu dalam paket sabun mandi di Lapas Meulaboh, sabu dalam deodorant di Lapas Singkawang, sabu dalam kemasan sampo di Lapas Kediri, Sabu dalam sambal ikan di Laps Bangko, dan bermacam modus lainnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: