
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Satgas Covid-19/Antara
JawaPos.com - Munculnya klaster-klaster penularan lokal akibat mobilitas masyarakat pada bulan suci Ramadan dan akibat libur lebaran Idul Fitri 2021 sepatutnya tidak terjadi. Satgas Penanganan Covid-19 sudah berkali-kali mengingatkan bahwa tradisi mudik dan halal bihalal lebaran secara tatap muka bisa ditunda hingga pandemi reda.
Kegiatan halal bihalal bisa dilakukan dengan akaes digital, melalui aplikasi daring. Hal ini untuk menghindari penyebaran Covid-19.
"Seperti yang sudah saya peringatkan sebelumnya bahwa kegiatan-kegiatan tersebut berpotensi meningkatkan penularan, dan berdampak pada meningkatnya kasus positif Covid-19 di Indonesia," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam keterangannya, Kamis (27/5).
Jika melihat adanya klaster-klaster baru penularan, Indonesia belum berhasil sepenuhnya mencegah penularan. Seharusnya masyarakat bisa belajar dari pengalaman libur panjang pada hari-hari besar atau libur nasional sebelumnya.
Melihat perjalanan penanganan pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 lalu, masyarakat seharusnya terus berhati-hati serta meningkatkan kepatuhannya terhadap protokol kesehatan. Sebagai upaya melindungi diri dari penularan Covid-19.
Wiku menekankan, kolaborasi pemerintah dengan masyarakat, tokoh masyarakat beserta tokoh agama merupakan hal yang penting. Hal ini agar penularan Covis-19 dapat dicegah dan masyarakat dapat terbebas dari pandemi.
Sehingga kebijakan pemerintah dalam mengatasi pandemi dapat terlaksana secara efektif. Terlebih pelaksanaan vaksinasi juga harus didukung, sebagai upaya menekan Covid-19.
"Dari sini kita belajar, sebagus apapun kebijakan yang dibuat apabila tidak diikuti dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, maka tidak akan ter-implementasi dengan baik untuk memberikan dampak positif," pungkas Wiku.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
