Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18.45 WIB

BNPB Perbarui Data Dampak Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di NTT, Pastikan Korban Meninggal Dunia 1 Orang

Pasien RS Labuan Bajo dievakuasi keluar saat terjadi gempa bumi Magnitudo 7,7 di NTT, Sabtu (15/8). (Istimewa) - Image

Pasien RS Labuan Bajo dievakuasi keluar saat terjadi gempa bumi Magnitudo 7,7 di NTT, Sabtu (15/8). (Istimewa)

JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban meninggal dunia pascagempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelumnya disebutkan bahwa korban meninggal dunia 2 orang, data terbaru memastikan bahwa 1 orang korban meninggal dunia.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengungkapkan bahwa hasil pemutakhiran dan validasi data di lapangan hingga pukul 08.00 WIB, tercatat 1 orang meninggal dunia dan 4 orang mengalami luka-luka.

”Korban meninggal dunia merupakan warga Kabupaten Sikka, sementara korban luka tercatat di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Nagekeo,” kata dia pada Rabu (15/8).

Berdasar data sebelumnya, dilaporkan 2 korban meninggal dunia. Setelah dilakukan verifikasi dan validasi oleh petugas di lapangan, data tersebut diperbarui menjadi 1 orang meninggal dunia.

BNPB menyampaikan permohonan maaf atas perihal laporan awal dan akan terus memastikan setiap informasi yang disampaikan telah melalui proses verifikasi,” imbuhnya.

Saat ini, lanjut Berton, pendataan dan verifikasi terhadap korban maupun dampak gempa bumi tersebut masih terus dilakukan oleh BPBD NTT bersama unsur terkait di lapangan.

Pasca gempa bumi, sebanyak 2.000 warga di Kabupaten Nagekeo dilaporkan telah melakukan evakuasi mandiri. Langkah itu merupakan bentuk kewaspadaan setelah terjadi gempa dan munculnya peringatan dini tsunami. Sementara Di Kota Bima tercatat satu kepala keluarga atau 6 jiwa terdampak.

”Dampak kerusakan sementara yang telah teridentifikasi meliputi 2 unit rumah rusak berat, 1 unit rumah rusak sedang, 2 unit rumah rusak ringan, 1 gudang Bulog terdampak, 3 fasilitas umum rusak ringan, serta 6 kantor pemerintahan terdampak,” terang dia.

Berton memastikan, data tersebut masih bersifat sementara dan terus diverifikasi oleh BPBD NTT bersama unsur terkait lainnya. Gempa bumi terjadi pada pukul 05.58 WITA. Pusat gempa bumi tersebut berada pada kedalaman 30 kilometer di Timur Laut Mbay-Nagekeo. Namun getarannya terasa sampai Sulawesi Selatan.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore