
BEM UI menggelar aksi demonstrasi bertajuk 'Aksi Menuju Indonesia Bangkrut' di kawasan Bundaran HI, Jakarta. (Reyhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh Universitas Indonesia (BEM se-UI) akan menggelar aksi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Rabu (1/7). Menariknya, aliansi mahasiswa ini memilih tidak menurunkan massa besar, melainkan mengusung konsep aksi simbolik bertajuk #MatinyaReformasiPolri.
Aksi ini dilakukan bertepatan dengan perayaan Hari Bhayangkara ke-80. Mahasiswa ingin menyampaikan pesan terkait evaluasi kinerja korps baju cokelat tersebut.
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan menegaskan, gerakan kali ini memang dirancang berbeda dari demonstrasi pada umumnya.
"Mengenai besok kita tidak aksi massa, kita aksi simbolik," ujar Athof saat dikonfirmasi, Selasa (30/6).
Aksi yang dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB di Jalan Trunojoyo ini menjadi bentuk ekspresi duka dan kekecewaan mahasiswa. Aliansi BEM se-UI menilai agenda Reformasi Polri yang digaungkan sejak era reformasi telah gagal total.
Baca Juga:Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Bukan Hal Baru, PP PDUI Tulis Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo
Nantinya, para mahasiswa akan membawa berbagai simbol perkabungan. Hal ini dilakukan sebagai representasi visual dari matinya hati nurani institusi kepolisian dalam menjaga ruang sipil.
"Terkait tuntutan tidak ada, kita hanya ingin menunjukkan bahwa telah mati hati nurani polisi termasuk reformasi kepolisian," tegas Athof.
Kendati tidak membawa daftar tuntutan formal, aksi ini membawa pesan kritik yang tajam. Mahasiswa menyoroti sejumlah isu krusial yang belakangan ini meresahkan publik, mulai dari kekerasan aparat, kriminalisasi warga sipil, hingga masalah impunitas.
Aliansi BEM se-UI menilai ada kecenderungan perluasan kekuasaan aparat yang mulai merambah ke ruang-ruang warga sipil. Pola-pola seperti ini dinilai tidak boleh terus dinormalisasi demi menjaga iklim demokrasi yang sehat.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
