Kejadian viral saat event Jogja marathon. (Istimewa)
JawaPos.com - Kegaduhan di media sosial (medsos) atas peristiwa yang terjadi dalam helatan Jogja Marathon berujung ucapan permohonan maaf dari marshal dan ajudan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono. Usai sama-sama memohon maaf, keduanya saling berpelukan.
Berdasar rekaman video yang dikutip dari unggahan akun @pandangjogja, kedua pria yang sempat berdebat dalam helatan Jogja Marathon bergantian menyampaikan permohonan maaf. Ajudan Brigjen Yuniar yang lebih dulu meminta maaf.
”Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian saya saat mengikuti lari dengan menggunakan jersey namun tidak menggunakan BIB (nomor peserta). Saya menyadari bahwa tindakan tersebut merupakan kesalahan dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Atas kesalahan tersebut, dia mengaku memohon maaf kepada semua pihak. Mulai penyelenggara Jogja Marathon, seluruh petugas dan relawan event tersebut, serta para peserta yang terdampak oleh kejadian di jalur pelari. Dia menyatakan bahwa semua kesalahan menjadi tanggung jawabnya.
”Saya bertanggung jawab penuh atas kekeliruan tersebut dan menjadikannya sebagai pembelajaran ke depan. Terima kasih atas kritik dan masukan yang diberikan,” kata dia.
Sementara itu, marshal yang bertugas menyampaikan permohonan maaf karena dirinya merasa telah bertindak berlebihan. Meski banyak dipuji oleh warganet atas tindakan tegas sesuai ketentuan dalam event marathon, dia tetap meminta dibukakan pintu maaf.
”Saya juga memohon maaf atas tindakan saya yang berlebihan dan saya juga menganggap masalah ini telah selesai,” ujarnya.
Atas viralnya perseteruan antara Brigjen Yuniar dengan marshal Jogja Marathon, TNI AD buka suara. Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan bahwa peristiwa itu hanya kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara ajudan Brigjen Yuniar dengan marshal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
